Kominfonews – (14/4) Pemerintah Provinsi Bengkulu terutama APBD harus menjadi stimulus penggerak investasi dan mendatangkan banyak pengusaha yang mendirikan dunia usaha di Provinsi Bengkulu, sehingga banyak merekrut tenaga kerja sehingga pencari kerja tidak lagi berfokus untuk menjadi PNS dan rela menyogok sampai ratusan juta rupiah.

Gubernur Bengkulu Dr. H. Ridwan Mukti, SH, MH dalam seminar nasional yang digelar di Hotel Santika pukul 09.00 wib, Kamis, (14/4) mengatakan bahwa ketika pemerintah Provinsi menjadi stimulus penggerak investasi yang menimbulkan dunia usaha maka lapangan pekerjaan swasta akan banyak dan orang tidak akan berminat masuk PNS yang sampai nyogok ratusan juta rupiah ungkap Gubernur. Gubernur juga mengatakan tidak ada investasi besar di Provinsi Bengkulu karena selama ini Pemerintah Provinsi keliru membelanjakan APBD. Pola belanja Pemerintah belum mampu membuka lapangan pekerjaan baru.

Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan membelanja APBD 9 Triliun hanya menghasilkan investasi 2,5 Triliun berarti kalau dipandang dari ekonomi dagang Pemerintah Provinsi Bengkulu banyak mengalami kerugian. Seharusnya dengan belanja APBD sebesar 9 Triliun harus menghasilkan investasi  18 Triliun pertahun dan menghasilkan banyak dunia usaha.

Dikatakan lagi, “Sekarang Bengkulu mengalami kelesuhan ekonomi, seperti hari ini daya beli masyarakat menurun seperti di pasar dan mall dan sekarang yang perlu kita pikirkan semua bagai mana menggerakkan ekonomi kreatif di Provinsi Bengkulu, biarlah Gubernur dan pejabat terkait yang memikirkan kemajuan provinsi Bengkulu kedepan. Kalau ada yang ngomong APBD bisa dilipat gandakan dari 2,5 triliun menjadi 5 triliun itu omong kosong kalau masalah fiskalnya tidak dibenahi”, tegas Gubernur.

Gubernur juga mengatakan jika ada investor yang mau membuka lapangan pekerjaan di Bengkulu kita permudah izin usahanya. Kita akan membuka lintas sektor perhubungan darat yaitu menghubungkan lintas Bengkulu – Lubuk Linggau, Bengkulu – Pagar Alam, Bengkulu – Empat Lawang, Bengkulu – Lampung dan Sumatera Utara. Biar ekonomi Bengkulu bisa lebih maju investasi dan perdaganganya melalui jalur darat. Kita juga akan membuka transportasi jalur laut karena Bengkulu terletak di sepanjang pesisir pantai. (dodi/more)