Kominfonews – Dewan Pimpinan Pusat Induk Keluarga Minangkabau (DPP IKM), menggelar sosialisasi sekaligus penyampaian Program Kerja, yang dilaksanakan di Gedung Daerah Provinsi Bengkulu, Sabtu (6/1).

Sosialisasi ini dilakukan berangkat dari pemikiran beberapa tokoh masyarakat Minangkabau yang berada di pusat, untuk menyatukan kembali kelompok orang Minang dalam satu wadah guna mempertahankan kebersamaan dan persatuan.

“Kami melihat saat ini sudah merosotnya nilai kebersamaan, kebangsaan, dan bahkan orang sudah mengkotak-kotakan diri, sehingga kami berinisiatif untuk menyatukan kembali rasa kebangsaan itu,” sebut Ketua Umum DPP IKM, Fuad Basya.

Pensiunan TNI dengan pangkat Mayor Jenderal ini berharap, setelah terbentuknya cabang IKM di seluruh pelosok negeri ini, dapat menyatukan kembali kelompok yang terserak, agar dapat bersatu padu membangkitkan rasa kebangsaan seperti yang telah dilakukan para pejuang dahulu.

Disamping itu Fuad Basya berharap seluruh anggota IKM yang ada di Bengkulu ini, dapat bersinergi bersama pemerintah daerah, dalam membangun Bengkulu kearah yang lebih maju lagi.

“Inilah akan menjadi salahsatu partner dari Pemerintah Daerah, bagaimana bersama-sama membangun Bengkulu ini kearah yang lebih baik dan maju lagi,” pungkasnya.

Dirinya juga mengucapkan rasa terimakasih yang setinggi tingginya kepada pemerintah Provinsi Bengkulu terkhusus kepada Gubernur Bengkulu, yang telah memfasilitasi, sehingga acara sosialisasi tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sesda) Provinsi Bengkulu, pengurus IKM pusat dan daerah serta para Ketua Jurai.

Sementara itu, Sesda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti menyampaikan amanat Gubernur Bengkulu, dimana pemerintah daerah tidak akan dapat membangun Bengkulu ini tanpa adanya bantuan dari semua pihak, termasuk dari etnis minang.

Apalagi, sebut Nopian, jumlah orang minang di Bengkulu mencapai 35 persen, yang berarti dapat memberikan kontribusi yang memadai bagi pembangunan dan ekonomi di Bengkulu ini.

“Dengan jumlah 35 persen itu, merupakan kekuatan yang luar biasa, akan memberikan arti dan warna tersendiri untuk pembangunan Bengkulu, saat ini dan akan datang,” kata Nopian Andusti, yang sekaligus membuka secara resmi acara tersebut.

Dengan acara sosialisasi ini, sampai Nopian lagi, diharapkan dapat dimanfaatkan serta bersatu, dengan mewujudkan program pembangunan yang positif, dalam bingkai organisasi, sosial kemasyarakatan dari segala bidang, serta menjalin kerjasama yang baik dari semua etnis yang ada di Provinsi Bengkulu ini. (Saipul-Media Center, Humas Provinsi Bengkulu)