Kominfonews (8/10). Seorang anak pasti memiliki karakter dan keunikan masing-masing, oleh sebab itu anak tidak harus dituntut sama. Hal ini disampaikan Plt Bunda PAUD Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin Rohidin dalam Seminar Parenting “Aku adalah Bintang” di GSG Pemprov Bengkulu, Sabtu (7/10).

“Kita, baik sebagai orang tua maupun pendidik harus berusaha untuk menggali “bintang” yang dimiliki oleh anak-anak tersebut itu,” ungkap Bunda PAUD Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin Rohidin.

Ia pun menambahkan bahwa, selain pendidikan karakter yang dimulai dari sejak dini, pendidikan agama juga sangat perlu ditanamkan. Menurut Derta, agama apapun itu selalu mengajarkan tentang kebaikan.

“Kalau pendidikan agamannya sudah ditanamkan sejak dini maka kita akan mendapatkan anak–anak berkarakter mulia,” jelas Derta Wahyulin Rohidin.

Seminar Parenting “Aku adalah Bintang” ini sendiri selain menghadirkan Bunda PAUD Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin Rohidin sebagai keynote speaker juga Psikolog Anak Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto, serta pemerhati anak usia dini Sri Martuti yang membagi kiat–kita dalam mengajarkan serta mengembangkan bakat anak.

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ricky Gunarwan menjelaskan, saat ini banyak orang tua yang sibuk untuk memenuhi kebutuhan keluarga, hingga pengasuhan anak diberikan kepada orang lain seperti asisten rumah tangga, orang tua bahkan tetangga.

“Tugas orang tua sebagai pembentuk karakter menjadi tergantikan, sehingga hasil pendidikan anak didalam keluarga tidak sesuai seperti yang diharapkan,” jelas Ricky Gunarwan.

Selain itu, sambung Ricky, orang tua juga harus menyadari bahwa setiap anak mempunyai kelebihan dan karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Turut hadir dalam seminar yang diselenggarakan Bengkulu Ekspress ini, GM Bengkulu Ekspress Suherdi Marabilie, Kepala Dinas P3AP2KB Foritha Ramadhani, Ketua Perhimpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Provinsi, Kabupaten/Kota, Ketua Kelompok Kerja Kepala Raudhatul Atfhal (K3RA) Provinsi Bengkulu serta guru PAUD se Provinsi Bengkulu dan undangan lainnya. (Morecka–Media Center Pemprov Bengkulu)