Kominfonews.(10/3) Dinas  Dukcapil Provinsi Bengkulu lakukan rapat bersama Gubernur Ridwan Mukti, terkait elektronik KTP atau e-KTP yang telah diluncurkan beberapa hari lalu, guna validasi data kependudukan di Provinsi Bengkulu, terutama warga miskin dalam guna mengentaskan kemiskinan dan ketertinggalan Bengkulu..

“Ada beberapa  kendala yang ditemui pihak kami, khusus data warga miskin di Provinsi Bengkulu,  diantaranya adanya data kependudukan yang masih belum singkron dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan  Kemiskinan (TNP2K) Provinsi Bengkulu. Dimana pada penginputan data warga miskin hanya menggunakan data nama, alamat serta Nomor Urut Rumah Tangga (NURT), sedangkan pihak kami memakai sistim peng-inputan data nama, alamat dan Nomor induk Kependudukan (NIK ), Untuk itu, kami telah menerjunkan petugas guna melakukan singkronisasi dengan cara melakukan validasi di lapangan, ”terang M. IKhwan Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu, Kamis (9/3).

Gubernur Bengkulu apresiasi gerakan Dinas Dukcapil, walaupun dinas baru terbentuk, memilki rencana kerja dan aksi yang telah dilakukan sangat baik. E-KTP ini sangat bermanfaat dari segala sisi, karena  kedepannya nanti KTP ini akan menjadi single indentifikasi number, dimana setiap manusia dari lahir hingga meninggal dunia hanya memiliki satu indentitas diri saja

“E-KTP ini merupakan basic data yang dapat memantau data tentang seluruh warga, serta dapat menghindari berbagai kecurangan data kependudukan seseorang, karena akan terkoneksi ke berbagai instansi. Jadi diharapkan data seluruh penduduk Provinsi Bengkulu dapat terdata hingga 100 persen, dengan begitu dapat mempermudah pemerintah untuk mengawasi penduduknya serta dapat memetakan apa yang diperlu di dahulukan dalam pembangunan ” tegas Gubernur Bengkulu.(gempo88)