Kominfonews (31/7). Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifudin mengajak seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Bengkulu, untuk meningkatkan rasa toleransi dalam memeluk agama.

Hal tersebut disampaikan Lukman, menanggapi kondisi akhir-akhir ini banyak masyarakat yang begitu gampang menggiring agama pada sesuatu hal yang sensitif dan berpotensi menimbulkan konflik.

“Bapak Presiden, sudah berkali-kali menekankan, bahwa bagaimana pun juga masyarakat kita adalah masyarakat yang majemuk, masyarakat yang beragam, karenanya kita harus meningkatkan nilai toleransi kita dalam bermasyarakat,” tutur Lukman saat Pembinaan ASN Kementerian Agama dan Silaturahmi Kebangsaan Lintas Agama di Gedung Gunung Bungkuk Bengkulu, Senin (31/7)

Selain itu, terkait Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama menegaskan, seluruh ASN harus memiliki kesadaran tinggi untuk membela Negara, khususnya ideologi Negara. Namun jelasnya, ASN harus dapat memilih cara yang baik, santun, mengayomi, serta merangkul dalam membela negaranya. Bukan justru dengan cara kekerasan yang pada akhirnya menimbulkan persoalan baru.

“Pancasila hakikatnya adalah nilai-nilai agama, semua sila dalam Pancasila adalah nilai agama. Seluruh ASN harus mampu memahami jati dirinya sebagai alat atau perangkat yang berfungsi menjaga dan melayani masyarakat,” ujarnya

Sejalan dengan itu, Plt. Gubernur Rohidin Mersyah mengungkapkan, Bengkulu sebagai provinsi yang nyaman dan aman, tidak ada konflik lintas agama yang muncul dalam beberapa tahun belakangan. Terkait perppu No. 2 tahun 2017 yang mendapat respon pro kontra dari beberapa kalangan masyarakat,  ia menuturkan Bengkulu tidak terpengaruh dan mendukung sepenuhnya Perppu tersebut.

“Kami (Bengkulu) disini tidak ada terpengaruh dengan isu yang berkembang, seluruh tokoh agama sepakat untuk tidak ikut-ikutan membahas hal tersebut,” ungkap Rohidin

Selain hadir dalam acara Pembinaan ASN Kementerian Agama dan Silaturahmi Kebangsaan Lintas Agama, Menteri Agama juga meresmikan Gedung Sains dan Teknologi Perpustakaan Terpadu IAIN,  Penandatanganan prasasti Asrama Haji dan KUA pelayanan terpadu, serta Kunjungan kerumah keluarga mahasiswa penerima bidik misi. (Dimas-Media Center Pemprov)