Kominfonews.(4/8) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Merupakan indikator komposit yang menunjukan tingkat demokrasi di Indonesia, berdasarkan tiga pelaksaan aspek demokrasi yaitu Kebebasan Sipil (Civil Liberty), Hak-Hak Politik (Political Rights), dan Lembaga Demokrasi (Institusi Of Demokrasi).

Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Bengkulu naik 1,9 poin dari tahun sebelumnya dari 71,70 poin menjadi 73,60 poin serta termasuk kategori sedang, dengan skala 0 sampai 100 .

“Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Bengkulu 2015 sebesar 73,60 dalam skala 0 sampai 100. Angka ini naik 1,9 poin dibandingkan IDI 2014 sebesar 71,70. Kinerja demokrasi Indonesia Provinsi Bengkulu masih berada dalam kategori sedang. Tingkat demokrasi dikelompokkan menjadi tiga kategori yakni “Baik”  dengan indeks lebih dari 80, kategori “Sedang” dari 60-80 poin, dan kategori “Buruk” dengan indeks dibawah 60 poin,”Terang Kepala BPS Provinsi Bengkulu.

“Kenaikan IDI 2014-2015 dipengaruhi perubahan aspek demokrasi yakni Hak-Hak politik naik 4,47 poin dari 63,98 menjadi 68,45, dan Lembaga –Lembaga Demokrasi naik 1,45 poin dari 74,16 menjadi 75,61 sedangkan Aspek Kebebasan Sipil mengalami penurunan sebesar 0,99 poin dari 79,49 menjadi 78,50 poin. Metodologi yang digunakan dalam pengumpulan data IDI menggunakan 4 sumber data yaitu Review surat kabar lokal, kedua review dokumen seperti perda, pergub dll, ketiga (focus group discussion) (FGD), serta dengan wawancara mendalam,”Tambah Aden Gultom.@ct