Kominfonews, (12/5) – Jeruk Kalamansi merupakan jenis buah jeruk yang berkembang pesat di Bengkulu, berbau harum, dan memiliki rasa yang asam ketika sudah masak, dan pahit ketika masih mentah. Permulaan gerakan budidaya jeruk Kalamansi ditandai dengan pencanangan gerakan “satu desa satu produk” oleh Wakil Presiden Boediono pada tahun 2009.

Jeruk Kalamansi dicanangkan sebagai produk unggulan di Bengkulu karena tingginya daya jual dan cepatnya masa produksi buah, yaitu enam bulan setelah masa tanam. Oleh sebab itu Wakil Gubernur, Dr. Rohidin Mersyah meminta warga Kelurahan Padang Serai untuk menanam Jeruk Kalamansi disepanjang depan rumah mereka, sebab Padang Serai telah dicanangkan menjadi kampung digital jeruk kalamansi.

“Setiap rumah di Padang Serai coba tanami jeruk kalamansi, “satu rumah minimal satu pohon” tanam didepan rumah, dengan diatur jaraknya agar kelihatan menarik dan kompak bahwa masyarakat padang serai ingin memajukan daerahnya dengan jeruk kalamansi,” Ujar Wagub

Setiap Hotel, Restoran, maupun Supermarket harus mendukung program ini, dengan menyajikan kepada tamu Hotel dan Restaurant sebagai minuman wajib pada setiap tamu, serta Supermarket untuk memajang dan memasarkan produk unggulan Bengkulu ini.

“Kita harus memasarkan dan memperkenalkan kalamansi mulai dari daerah kita sendiri, baru kita bawa keluar, Hotel, Restaurant dan Supermarket wajib menjadi pasar terdepan produk ini,”Ungkap Wagub

Setelah Meresmikan Kampung Digital Wisata Kalamansi, Wakil Gubernur bersama tamu undangan berkeliling untuk melihat berbagai produk kalamansi yang dipasarkan masyarakat. Ada Sirup Kalamansi, Dodol, Selai, namun Wagub tertarik mengomentari kemasan Sirup Kalamansi yang katanya mirip dengan kemasan minyak goreng.

“Kemasan Sirup perlu diperhatikan untuk menarik masyarakat untuk mengkonsumsi, jika seperti ini kita tidak dapt membedakan mana minyak goreng ,mana sirup kalamansi, Sepertinya perlu ada perubahan dari bentuk kemasan ini agar menarik minat pembeli,” Ungkap Wagub

Selain itu perlu sosialisasi jika Padang serai telah menjadi kampung digital jeruk kalamansi, dengan membuat wisata daerah jeruk kalamansi. Membuat Gapura di pintu masuk padang serai juga menjadi salahsatu yang perlu dibuat, agar masyarakat sekitar tahu.@dim