Kominfonews.(19/7) Komoditi Tandan Buah Segar ( TBS) kelapa sawit Bengkulu kembali turun, dari rapat evaluasi penetapan harga TBS kelapa sawit produksi perkebunan provinsi Bengkulu tersebut, diketahui TBS kelapa sawit Bengkulu kembali mengalami penurunan harga.

periode Ill juli 2016 TBS sawit berada pada harga rata – rata Rp. 1.390,- per kilogram, sementara pada periode lll Juli 2017 TBS kelapa sawit berada pada harga rata – rata Rp. 1.309 per kilogram. Adapun penyebab makin anjloknya harga TBS sawit ini, menurut kadisbun provinsi Bengkulu, Riki Gunarwan hal ini disebabkan beberapa faktor, seperti pengaruh harga pasar dunia, serta infrastuktur dasar yakni jalan yang kurang mendukung sebagai sarana angkutan hasil perkebunan.

“Semakin menurunnya harga TBS di Bengkulu, jelas dipengaruhi harga pasar dunia dan insfrastruktur dasar yakni jalan yang kurang mendukung, sehingga angkutan transportasi petani terganggu” pungkas Riki Gunarwan.

Disbun provinsi Bengkulu akan terus melakukan upaya normalisasi harga TBS, diantaranya memoratorium kebutuhan jumlah pabrik CPO di Bengkulu, dengan melakukan beberapa kajian bersama. Serta merencanakan pembangunan pabrik hilir pengolahan kelapa sawit, seperti pabrik minyak sayur dan sabun.

“Dalam rapat evaluasi yang dilakukan, salah satunya usulan moratorium terhadap jumlah pabrik CPO di Bengkulu, karena jumlah pabrik yang ada saat ini sudah cukup banyak dibandingkan dengan jumlah luasan dan produksi sawit di provinsi Bengkulu” terang Riki Gunarwan.

Sementara itu, terkait penetapan harga TBS kelapa sawit produksi perkebunan periode lll juli 2016, yakni pada harga Rp. 1.309,- toleransi 5 persen. Harga TBS kelapa sawit ini harus dipatuhi oleh seluruh perusahaan yang ada di provinsi Bengkulu.(Mc)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + two =