Kominfonews (9/5). Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) turun ke Bengkulu, guna  memantau langsung stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok yang ada di pasar maupun di Distributor.  Inspeksi yang didampingi oleh Dinas Perindustrian dan Perdaganagan (Disperindag) Provinsi Bengkulu menuju ke pasar swalayan terbesar di kota Bengkulu serta mengunjungi distributor besar yang ada di kota Bengkulu.

“Kita harapkkan masyarakat tenang menjelang ataupun sesudah lebaran ini,” kata Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar, Sutriono Edy, saat mengecek harga dan stok bahan pokok di salahsatu supermarket terkenal kota Bengkulu, Senin (8/5).

Dari hasil  pengecekan langsung ke beberapa  supermarket  dan Distributor terbesar di kota Bengkulu, didapati harga bahan pokok yang dijula  sudah mengikuti ketentuan dari pemerintah tentang  Harga Eceren Tertinggi (HET).

Begitu juga ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat telah mencukupi, bahkan hingga enam bulan kedepan,

“Cukup untuk stoknya (bahan pokok), di supermarket ini  juga ada distributor gula dan minyak goreng, semuanya sudah tersedia hingga sesudah  lebaran nanti,” kata Edy.

Menurutnya, barang yang  dijula di ritel modern yang ada di Bengkulu ini telah sesauai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), karena harga tersebut sudah disepakati bersama oleh pihak distributor dan ritel modern. “Jika masih ada yang melebihi HET, maka akan diberikan sanksi, apalagi mereka telah menandatanagani kesepakatan bersama untuk menjaga kestabilan harga jelang lebaran ini,” ujarnya.

HET ini, katanya lagi, dilaksankan dari tanggal 10 April hingga 10 september 2017 ini, dan berlaku bagi pasar-pasar modern. “Setelah itu harga akan dievaluasi, apakah harga perlu naik atau malah turun,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Provinsi Bengkulu, Lierwan mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk komitment pemerintah dalam menjaga kestabilan harga dan stok bahan pokok,

“Pemerintah tidak akan membiarakan masyarakat dalam menghadapi puasa dan lebaran nanti kebutuhan pokoknya terganggu,” tutur Lierwan, disela-sela kunjungan ke Distributor bahan pokok berdsama pihak Kemendag RI.

Untuk itulah, katanya lierwan, guna  memastikan hal tersebut, pihak Kemedag RI bersama dengan Disperindag Provinsi Bengkulu langsung turun kelapangan untuk mengecek langsung harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar yang ada di kota Bengkulu.

Dirinya menghimbau agara masyarakat tetap tenag dan tak perlu risdsau masalah harga dan stok bahan pokok jelang puasa dan lebaran nanti.

“Perlu diketahui bahwa stok bahan pokok masih tersedia dan cukup dan harga tetap stabil, masyarakat tidak perlu takut,” ujar mantan Kepala Biro Keuangan Setda Province Bengkulu ini.

Pihaknya juga akan tetap melakukan pemantauan harga di pasaran setelah lebaran nanti.

“Saya yakinnkan bahwa stok kebutuhan bahan pokok mengahadapi bulan puasa dan lebaran,  aman,” tegasnya. (Saipul-Media Center Pemprov Bengkulu)