Bengkulu (8/9).Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu Bram Rahmana mengatakan, nilai kinerja dari RSUD M.Yunus tergolong cukup bagus. Meskipun ada beberapa aspek kinerja yang perlu mendapatkan perbaikan dan perhatian serius.

“Kesimpulan sementara, menunjukan bahwa nilai kinerja dari Rumah Sakit M.Yunus adalah 60,25 persen, dalam kategori baik,” sebut Bram Rahmana, saat acara rapat hasil evaluasi tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Yunus oleh Tim BPKP Provinsi Bengkulu, di Ruang Rapat Raflesia, Kamis (7/9).

Dari sepuluh komponen yang mereka nilai, sebut Bram, ada empat aspek yang perlu mendapatkan perhatian serius, yaitu aspek kebijakan dan prosedur kerja dengan nilai 45,45 persen, sedangkan aspek pengelolaan keuangan mendapatkan skor 38,10 persen saja.

“Kemudian aspek standar pelayanan minimal, yang mungkin paling buruk, yaitu 25 persen, ini nilainya satu dari empat, serta aspek akuntabilitas kerja sekitar 28,57 persen. Semua ini perlu perbaikan-perbaikan serius,” tegasnya.

Disamping itu, Bram berharap agar RSUD M.Yunus dapat dibentuk kembali Dewan Pengawas, karena hal tersebut sesaui aturan yang ada, agar direksi tidak bekerja sendiri serta Dewan Pengawas dapat mengkoreksi kinerja dari Direksi.

“Tiga elemen dari BLUD yaitu pemilik, pengawas dan direksi, harus mengambil perannya masing-masing dan direksi perlu Dewan Pengawas agar kinerjanya menjadi lebih baik,” kata Bram.

Sementara itu, Pemda Provinsi Bengkulu berharap Rumah Sakit Umum M. Yunus Bengkulu dapat meningkatkan pelayanannya, serta menjadi salah satu rumah sakit kebanggaan Provinsi Bengkulu.

Hal itu di sampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Rohidin Mersyah yang diwakili oleh Sekda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto, saat membuka acara Rapat tersebut.

“Esensi dari BLUD adalah meningkatkan pelayanan dan efesiensi anggaran. Saya berharap rumah sakit kita ini dapat meningkatkan mutu serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat Bengkulu,” kata Gotri Suyanto, membacakan kata sambutan Plt Gubernur.

Karena, kata Gotri lagi, jika Rumah Sakit Daerah tidak dapat meningkatkan pelayanannya, maka, akan ketinggalan dan kalah bersaing dengan rumah sakit lainnya.

“Pemda Provinsi berharap adanya komitmen bersama untuk meningkatkan pelayanannya,” ujar Gotri.

Untuk itulah, sebut Gotri, rapat hasil evaluasi kinerja ini diharapkan dapat menghasilkan suatu rumusan guna perbaikan kedepannya.

Ditambahkan Gotri, Kinerja dari RSUD ini memang perlu adanya dewan pengawas. Apalagi saat ini RSUD M.Yunus masih belum ada dewan pengawasnya.

Untuk itu, sambung Gotri, pemda Provinsi akan mengusulkan kembali Dewan Pengawas tersebut, agar dapat memberikan arahan dan pengawasan pada kinerja RSUD tersebut.

Rapat ini juga dihadiri oleh Direktur RSUD M.Yunus Bengkulu beserta jajarannya, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. (Saipul-Media Center Pemprov Bengkulu)