Kominfonews (27/11/17). Perpaduan alat musik khas Provinsi Bengkulu Dol dengan berbagai musik khas daerah lainnya, memberikan pertunjukan yang fantastis dan memukau. Hal tersebut ditampilkan Sanggar Seni Anjungan Bengkulu pada penutupan Bengkulu Betaboer Festival 2017 di Anjungan Provinsi Bengkulu TMII (Taman Mini Indonesia Indah), Minggu (26/11).

Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah beserta istri Derta Wahyulin, Direktur Budaya Gedung Pengelolaan TMII Sulistyo Tirtokusumo, Plt Sekda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto, beberapa pejabat di lingkungan Pemprov Bengkulu serta para pengunjung yang hadir tampak takjub atas pertunjukan yang ditampilkan, riuh tepuk tangan penonton banjir disela-sela pertunjukan.

Bahkan Plt Gubernur Bengkulu dan Direktur Budaya Gedung Pengelolaan TMII, turun dari tempat duduk dan langsung memberikan ucapan selamat dan rasa bangga atas prestasi seni yang ditampilkan.

“Bengkulu itu dari sisi budaya dan suku luar biasa kaya. Dan lebih dahsyat lagi tadi ketika tampil dengan sekian banyak budaya di Indonesia, ternyata satu budaya Bengkulu yaitu Dol bisa memperkaya warna kesenian Indonesia,” ungkap Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dengan semangat membara, usai menutup secara resmi Bengkulu Betaboer Festival 2017 Anjungan Bengkulu TMII, Ahad (26/11).

Hal senada juga disampaikan Direktur Budaya Gedung Pengelolaan TMII Sulistyo Tirtokusumo. Dirinya juga mengaku tekjub atas penampilan yang dipertunjukkan oleh Sanggar Seni Anjungan Bengkulu.

“Ini pertunjukan yang luar biasa. Baru pertama kali saya menyaksikan pertunjukan seni yang membuat seluruh penonton takjub dan memberikan applause. Dan saya jujur merinding menyaksikan pertunjukan seni tersebut,” sebut Sulistyo Tirtokusumo semangat.

Dikatakan Kepala Badan Penghubung/ Perwakilan Bengkulu Khairil, pertunjukan seni kreasi Dol yang ditampilkan dalam penutupan Bengkulu Betaboer Festival 2017, memang telah dipersiapkan jauh hari untuk memeriahkan HUT Ke-49 Provinsi Bengkulu.

“Musik Dol Bengkulu kita coba kolaborasikan dengan musik khas Daerah atau Provinsi lain. Ada dari Papua, Sumater Barat, Jawa Timur dan beberapa musik khas Provinsi lainnya di Indonesia. Saya juga tidak menyangka, pertunjukan tadi sangat memukau dan menakjubkan,” terang Khairil.

Ditambahkan Khairil, untuk lebih mempromosikan Musik Dol Bengkulu, Bengkulu Betaboer Festival akan digelar rutin dalam setiap tahunnya,” dan festival ini akan kita gelar secara rutin minimal 2 kali dalam setahun. Tujuannya tidak lain untuk promosi wisata dan budaya Bumi Rafflesia,” pungkas Khairil.

Bengkulu Betaboer Festival dilaksanakan atas kerjasama Badan Penghubung Provinsi Bengkulu di Jakarta dan Anjungan Bengkulu TMII ini merupakan rangkaian Peringatan HUT Ke-49 Provinsi Bengkulu, digelar mulai 19 hingga 26 November 2017.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan Penyerahan Plakat Penghargaan kepada Pemenang (Penyaji) Terbaik Betaboer Dol Festival Anjungan Bengkulu TMII oleh Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Penyerahan Piagam Penghargaan kepada Juara I Lomba Lagu Daerah Bengkulu Anjungan Bengkulu TMII oleh Direktur Budaya Gedung Pengelolaan TMII Sulistyo Tirtokusumo serta Foto bersama. (Rian-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu).