Bengkulu (8/9). Peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Daerah, harus didukung oleh kelembagaan lingkungan hidup dan kehutanan daerah dan laboratorium lingkungan hidup yang kredibel serta personil Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang kompeten.

Hal ini disampaikan Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto, saat Pembukaan Kegiatan Optimalisasi Kelembagaan Lingkungan Hidup Daerah Untuk Mendukung Peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup, Kamis (7/9) di Ruang Pola Pemprov Bengkulu.

Di jelaskan Plt. Sekda Prov. Bengkulu Gotri Suyanto, Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, berkewajiban untuk melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan, agar lingkungan tetap dapat menjadi sumber daya penunjang hidup bagi manusia dan mahluk hidup lainnya.

“Semoga dengan adanya Optimalisasi Kelembagaan Lingkungan Hidup Daerah Untuk Mendukung Peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup maka kedepan lingkungan hidup kita akan semakin membaik,” harap Plt. Sekda Prov. Bengkulu Gotri Suyanto.

Menurut Gotri, selain sebagai sarana mengevaluasi efektifitas program pengelolaan lingkungan hidup, IKLH dapat dimanfaatkan untuk mengukur keberhasilan program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Selama ini, tambah Gotri, untuk mengukur kualitas lingkungan hidup sering dilakukan secara parsial berdasarkan media air, udara dan tanah, sehingga sulit menilai apakah kondisi lingkngan hidup di suatu wilayah bertambah baik atau sebaliknya.

“Melalui indeks ini akan mendorong pengambilan kebijakan yang lebih cepat dan tepat gambaran atau indikasi awal yang memberikan kesimpulan cepat dari kondisi lingkungan hidup pada lingkup dan periode tertentu,” terang Gotri Suyanto.

Agenda Optimalisasi Kelembagaan Lingkungan Hidup Daerah Untuk Mendukung Peningkatan IKLH ini, dilaksanakan dalam rangka meningkatkan upaya pemantauan dan bagaimana metodologi terbaik untuk standarisasi pengukuran jenis kualitas lingkungan hidup di Indonesia.

Hadir dalam agenda ini, Kepala Pusat Pengendalian dan Pembangunan Eko Region (P3E) Sumatera Amral Fery, Kepala Pusat Kebijakan Strategis Kementerian LHK, Hermawan serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu Agus Priambudi, juga hadir Kepala Dinas LHK Sumatera Selatan dan Lampung, Kadis LHK Kabupaten/Kota Bengkulu, Sumatera Selatan dan lampung. (Morecka–Media Center Pemprov Bengkulu)