Kominfonews (1/9). Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta seluruh anggota Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Tenaga Teknik Indonesia (DPD ASTTI) Provinsi Bengkulu, untuk bekerja secara profesional dalam mengawal dan bertugas sebagai pelaku konstruksi. Profesional di sini yaitu sebagai tenaga teknik kontruksi yang berkompetensi, handal dan bermartabat.

Hal tersebut ditekankan Rohidin Mersyah kepada ASTTI Bengkulu, lantaran selama ini yang membuat cepat rusaknya infrastruktur di Bengkulu akibat kurangnya pengawasan terhadap proses pembangunan.

“Kontruksi infrastruktur ini kan menentukan kemajuan daerah. Maka saya meminta betul tanggung jawab moralnya kemudian profesionalisme kerjanya. Sehingga diharapkan nanti mereka bisa mengawal kegiatan konstruksi infrastruktur Bengkulu,” terang Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) III ASTTI Provinsi Bengkulu, Kamis (31/08).

Selain itu, memberikan sertifikasi terhadap Tenaga Tehnik jangan sampai dilaksanakan tidak berdasarkan aturan yang berlaku. Jika sertifikasi diberikan asal jadi, maka hasil pembangunan infrastruktur tidak akan seperti yang diharapkan.

“Sertifikat itu menggambarkan kompetensi, menggambarkan kehandalan mental kekuatan kerja sekaligus nilai yang melekat dalam sebuah kompetensi dan kehandalan sikap prilaku anggota ASTTI,” tambah Rohidin Mersyah.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) ASTTI Dedi Adiyaksa mengatakan, dilaksanakannya Musda DPD ASTTI Provinsi Bengkulu ini, selain sebagai bentuk evaluasi organisasi juga dalam upaya pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga tehnik Bengkulu.

Terkait pesan yang disampaikan Plt Gubernur Bengkulu, pihaknya akan berupaya menciptakan SDM Tenaga Tehnik yang berkualitas, terutama untuk tenaga ahli dan terampil.

“Jadi, dengan adanya kekurangan dalam pembangunan seperti jalan, itu sebetulnya bisa ditangani oleh tenaga ahli dan terampil yang memang sudah kompeten. Sehingga diharapkan kualitas pembangunan di Bengkulu akan semakin baik,” jelas Ketua Umum DPP ASTTI Dedi Adiyaksa.

Hingga saat ini, sebanyak 800 orang Tenaga Tehnik Kontruksi tergabung sebagai anggota DPD ASTTI Provinsi Bengkulu. Terbagi atas tenaga ahli sebanyak 300 orang dan tenaga terampil sebanyak 500 orang. (Rian-Media Center Pemprov Bengkulu)