Kominfonews.(10/11) Provinsi Bengkulu dari struktur pemerintah terdiri dar 10 kab/kota dari 10 tersebut 7 kab merupakan pesisir yang membentang 525km dari utara hingga ke selatan hingga sekarang belum bergerak dari garis kemiskinan. Bengkulu yang merupakan garis besar kemiskinan tertinggi di Pulau Sumatera dan infrastruktur dasar yang mengungkit sektor insfrastruktur masih belum terpenuhi.

“Pemerintah provinsi Bengkulu membuat program terobosan yang sifatnya keroyokan yakni mengembangkan 7 kampung sejahtera yang merupakan kampung nelayan di 7 kabupaten kota yang juga program lintas terpadu SKPD dan semua SKPD di fokuskan untuk melibatkan masing  masing SKPD yang ikut terlibat nantinya, sehingga akan mengentaskan kemiskinan dan ketertinggal Bengkulu, “terang Iskandar ZO.

Senada dengan Staf Ahli Kementerian Bidang Kelautan dan Perikanan Ir. Saut P.Hutagalung,M.Sc dalam mengembangkan kelautan dan perikanan wilayah Indonesia.

 “Kementerian Kelautan dan Perikanan RI mendukung program agro-maritim pemerintah provinsi Bengkulu, karena itu merupakan suatu peluang yang sangat baik dalam melakukan sinergi program tersebut. Mencari strategi bagaimana cara menjalankannya. Selain itu sangat penting sistem transportasi dan infrastruktur sehingga dapat mendongkrak nilai ekspor dan harga jual terutama di sektor perikanan,”tegas Ir. Saut P.Hutagalung,M.Sc

Monitoring dan evaluasi terpadu pelaksanaan program pembangunan kelautan dan perikanan Provinsi Bengkulu tahun 2016 yang berlangsung di Nala Hotel Sea dihadiri oleh Asisten kesra prov bengkulu Izkandar ZO. Staf Ahli Kementerian Bidang Kelautan dan Perikanan Ir. Saut P.Hutagalung,M.Sc dan Plt Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Ir. sabrawati.@leo.