Bengkulu-Pasca banyaknya permasalahan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Bengkulu setahun terakhir, Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu terus melakukan perbaikan dan peningkatan pada berbagai sektor. Salah satunya dengan penambahan personil penjagaan dan pembinaan warga binaan Lapas di tahun 2018 ini. dari 260 CPNS yang lolos tes pada 2017 lalu, 240 orang akan disebar ke seluruh Lapas di wilayah hukum Bengkulu.

Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, dengan adanya penambahan tenaga penjagaan dan pembinaan ini, dirinya meyakini permasalahan yang pernah terjadi sebelumnya di lingkungan Lapas dan Rutan tidak akan terulang. Ditambah lagi, penyebaran personil juga dilakukan secara tepat dan sesuai kebutuhan masing-masing Lapas dan Rutan di daerah.

“Mudah-mudahan ini akan meningkatkan mutu layanan kita. Sehingga warga binaan akan mendapatkan perhatian yang jauh lebih baik, karena rasio jumlah antara petugas dan warga binaan akan semakin kecil,” ungkap Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai menghadiri dan membuka Pembekalan Orientasi CPNS 2017 Kanwil Kemenkumham Bengkulu, di Gedung Serba Guna (GSG) Pemprov Bengkulu, Senin (22/01).

Menurut Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu Ilham Djaya, pembekalan orientasi kepada 260 CPNS tersebut tujuannya tidak lain memberikan pemahaman terkait tugas dan fungi pokok mereka. Sehingga pengamanan Lapas dan Rutan di Bengkulu akan lebih baik lagi.

“Harapan kita dengan nanti mereka masuk setelah diorientasi, mereka akan bertugas kedalam Lapas dan Rutan ini dengan semangat baru, sehingga mereka ini akan bekerja lebih baik,” jelas Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu Ilham Djaya.

Selain itu tambah Ilham Djaya, penempatan personil penjaga Lapas dan Rutan ini juga untuk menggantikan personil sebelumnya yang terindikasi terlibat peredaran narkotika dan hal melanggar hukum lainnya.

“Bagi teman-teman kita yang terindikasi terlibat narkotika, terlibat hal-hal negatif didalam Lapas, itu kita akan tarik, kita akan berikan pendidikan masalah kedisiplinan, kalau narkoba kita akan berikan rehabilitasi. Kemudian digantikan atau diisi oleh teman-teman yang sudah ada ini,” imbuhnya.

Berdasarkan data Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu, 240 CPNS tingkat SMA/ Golongan IIA jabatan Penjaga Tahanan yang terdiri dari 54 orang wanita dan 186 orang laki-laki, penyebarannya sebagai berikut: Lapas Kelas IIA Bengkulu 41 orang, Lapas Kelas IIA Curup 33 orang, Lapas Kelas IIB Argamakmur 21 orang, Rutan Kelas IIB Bengkulu 18 orang, Lapas Perempuan dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Bengkulu masing-masing 54 orang serta di Rutan Kelas IIB Manna 19 orang.

Sementara 20 orang CPNS formasi Sarjana bertugas sebagai PK Bapas, Analis Keimigrasian dan 1 tenaga Perawat di Sekretariat Kanwil Kemenkumham Bengkulu. (Rian-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − fourteen =