Kominfonews (28/8). Pelaksana tugas Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menginstruksikan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik bersama BAPPEDA dan Dinas PU segera merancang pusat pemerintahan  berbasis e-goverment.

Kawasan perkantoran terpadu yang rencananya dipusatkan di jalan pembangunan ini, akan ditempati Dinas Komunikasi, Informatika dan statistik sebagai jantungnya dan beberapa OPD serta badan sebagai langkah awal konektivitas pemerintahan berbasis IT sehingga  menjadi contoh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  lain untuk menjalankan e-goverment.

“Kita akan bikin satu pusat pemerintahan yang berbasis web e-goverment,  maka coba rancang kawasan perkantoran di jalan pembangunan di areal taman budaya dan sekitarnya,” tegas Plt Gubernur Rohididn.

Namun sebelum terkoneksi secara IT,  kawasan perkantoran ini juga harus terkoneksi secara fisik dengan desain dan penataan yang selaras serta mempunyai SDM yang siap.

Hal tersebut disampaikan Plt Gubernur ketika membuka pelatihan teknis SDM bidang teknologi informasi dan komunikasi dalam rangka penyelenggaraan e-goverment di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Tata dulu lingkungan perkantoran,  siapkan sdm yang memang mengerti IT di setiap OPD,  baru nanti akan kita masukkan programnya,” ujar Rohidin.

Pelatihan ini diikuti 40 orang peserta dari OPD di lingkungan Pemprov.  Hadir sebagai narasumber tim direktorat e-goverment Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan statistik Eddy Prawisnu menjelaskan, menghadapi e-goverment saat ini sedang dalam tahap persiapan sumber daya manusia.  Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan SDM yang handal profesional memiliki dasar etika profesi di bidang teknologi informasi.

“Pelatihan teknis programer dan teknis keamanan informasi ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan di bidang teknologi informasi dan  komunikasi khususnya programer dan keamanan informasi yg mendukung pelaksananna dan penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik,” tutup Eddy. (Fredy – Media Center Pemprov Bengkulu)