Kominfonews (21/4).  Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Arinarsa mengatakan, pemerintah Provinsi Bengkulu berharap agar Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) dapat bersinergi dalam pembangunan infrastruktur dan peretasan ketertinggalan.

“Kita harapkan sinergitas antara Gapensi dengan Pemerintah daerah, agar mereka lebih berperan aktif untuk  pembangunan infrakstruktur, sehingga dapat menunjang program pemerintah dalam peretasan ketertinggalan di Provinsi Bengkulu ini,” kata Arinarsa, usai membuka acara Musyawarah  Daerah (Musda)  Gapensi  Provinsi Bengkulu, di Bengkulu, Kamis (20/4).

Ari juga menyampaikan, angka kemiskinan yang tinggi di Provinsi Bengkulu saat ini diakibatkan salah satunya infrastruktur jalan yang belum memadai, sehingga dengan adanya kontraktor yang profesional, dapat membantu pemerintah dalam membuka keterisoliran  di Provinsi bengkulu ini.

Musda Badan Pimpinan Pusat (BPP) Gapensi Povinsi Bengkulu yang Ke-VIII  yang  bertujuan untuk memilih pengurus baru Gapensi Provinsi Bengkulu  periode 2017-2022, serta menyusun program kerja Gapensi ke depannya ini,  dihadiri oleh Ketua Umum BPP Gapensi dan Sekjend BPP Gapensi, juga dihadiri FKPD Provinsi dan seluruh anggota Gapensi Provinsi Bengkulu.

Sementara itu, Ketua Umum BPP Gapensi, Iskandar Z Hartawi ingin Gapensi lebih eksis lagi di Bengkulu ini, karena menurutnya, Gapensi merupakan organisasi tertua di Indonesia yang sudah berumur 58 tahun, dimana  saat ini sudah memiliki anggota 60.000 lebih di seluruh Indonesia .

Untuk itulah, kata Iskandar lagi, dengan terpilihnya pengurus baru nanti, dapat meningkatkan jumlah keanggotaannya dan mampu menjaga solidaritas antar anggota serta bisa berperan aktif dalam pembangunan.

“Kami minta Gapensi Bengkulu dapat  sama-sama berjuang dan bekerja keras dalam kontribusinya untuk pembangunan. Organisasi yang solidlah yang dapat berkembang,” kata Iskandar.

Sedangkan ketua Gapensi Provinsi Bengkulu, Agustari, yang di gadang-gadang terpilih kembali dalam Musda kali ini, mengatakan,  untuk Provinsi Bengkulu ini sudah ada  300 orang kontraktor  yang  tergabung dalam Gapensi.

Agustari mengatakan, anggota Gapensi di Provinsi Bengkulu telah memberikan  kontribusi  dalam pembangunan, hal tersebut, menurut Agus, dapat dilihat dari beberapa pembangunan infrastruktur jalan yang di kerjakan oleh perusahaan yang tergabung dalam  Gapensi Provinsi Bengkulu. (MC-Saipul)