Kominfonews (6/10). Kiprah pemuda Bengkulu dalam berkarya bagi lingkungan dan masyarakatnya semakin bersinar. Ini dibuktikan dengan diraihnya penghargaan kepada pemuda Bengkulu dalam ajang Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2017.

Ketiga pemuda Bengkulu tersebut berhasil masuk finalis SATU Indonesia Awards 2017 bersama 6 pemuda lainnya yang berasal dari berbagai Provinsi di Indonesia.

Mereka masuk dalam kategori lingkungan, sebagai Penyuluh Penangkapan Ikan Sidat Ramah Lingkungan. Adapun ketiga orang pemuda Bengkulu tersebut yaitu, Randi Anoma Putra, Akri Afrianda dan Rego Damantara.

Saat ini mereka tergabung dalam Pelopor Penangkapan Ikan Sidat Liar (PPILAR), dengan anggota sebanyak 20 orang nelayan, dimana ada 15 orang di kota Bengkulu, 2 orang di Bengkulu Utara dan di Bengkulu Selatan 3 orang.

Apresiasi yang mereka raih yaitu, atas perjuangan mereka dalam mensosialisasikan penangkapan ikan sidat ramah lingkungan dengan alat tradisional bubu, kepada nelayan yang berada di kawasan Desa Rawa Makmur dan Argamakmur Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Menurut salah satu pemuda pelopor, Randi Anoma Putra mengungkapkan, perhatian mereka terhadap penangkapan ikan sidat liar ini, karena selama ini nelayan tradisional banyak yang menangkap ikan sidat menggunakan alat setrum.

Sedangkan ikan Sidat yang ditangkap menggunakan setrum dalam keadaan mati, harganyapun sangat rendah, berkisar Rp 20 ribu perkilogramnya.

“Sangat jauh berbeda, jika ikan Sidat di tangkap dengan bubu, dengan keadaan masih hidup, bisa dihargai Rp 45 ribu perkilogramnya,” sebut Randi, saat berkunjung di Media Center Pemprov Bengkulu, Kamis (5/10).

“Rata-rata seorang nelayan mampu menangkap 15-20 ikan Sidat per minggunya,” tambahnya.

Selain itu, ujar Randi, melihat potensi Ikan Sidat yang ada di Bengkulu ini sangatlah menjanjikan, yang populasinya tersebar di perairan Provinsi Bengkulu.

Dalam perjuangannya, mereka juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar populasi Ikan Sidat dapat terus bertahan di perairan Bengkulu, dengan melepaskan sebagian Ikan Sidat yang sudah dibesarkan ke muara sungai.

“Itu adalah pajak kami kepada alam,” ujanya, yang memiliki kolam pembesaran Ikan Sidat di wilayah Argamakmur, Bengkulu Utara.

Mereka berharap, dengan masuknya mereka yang notabene pemuda Bengkulu dalam ajang tersebut, dapat memacu semangat pemuda Bengkulu yang lainnya dalam berkarya dan berprestasi bagi lingkungan dan masyarakatnya.

Selain itu, jebolan Fakultas Pertanian jurusan Perikanan dan Kelautan Universitas Bengkulu ini, meminta dukungan dan do’a dari masyarakat Bengkulu bagi mereka, dengan cara memvote Finalis SATU Indonesia Awards 2017.

“Caranya, silahkan buka web hhtp://satu-Indonesia.com/SIA2017vote/ atau lakukan Register menggunakan email, lalu konfirmasi di pesan email, bisa juga dengan login hhtp://satu-Indonesia.com/SIA2017vote/ selanjutnya, vote PPLIAR perwakilan Bengkulu paling bawah, jangan salah vote ya,” tutup Randi.

Untuk penerimaan penghargaan dari 7 nominasi tersebut, akan digelar pada tanggal 17 Oktober 2017, bertempat di PT. Astra Internasional tbk. Jakarta. (Saipul-Media Center)