Kominfonews (13/04) Usulan program harus dilaksanakan secara komprehensif sesuai dengan arah pembangunan serta pencapaian target sasaran Agenda Prioritas Nasional (NAWA CITA) pada RPJMN 2015-2019. Untuk itu,  usulan program perlu dilakukan secara terpadu dan terintegrasi,  baik lintas sektor,  lintas K/L (Lintas SKPD),  maupun lintas wilayah.

Diperlukan upaya pengintegrasian berbagai program prioritas dan kegiatan prioritas kementrian/Lembaga kedalam satu tujuan (goal) yang jelas dan terukur dengan usulan kegiatan dan pendanaan daerah.

Hanya Kementrian PPN/Bappenas (dan Bappeda)  yang mempunyai fungsi utama sebagai koordinator perencanaan lintas sektor, lintas wilayah, maupun lintas kementerian/lembaga (lintas SKPD).  Bappenas (bappeda provinsi) akan menjadi integrator setiap K/L (SKPD)  dan pemerintahan daerah (Pemerintahan kab/kota)  agar bisa bersinegri dalam menjalankan suatu program.

Bappenas sedang menyiapkan perencanaan dengan pendekatan holistik-tematik, integratif dan spasial dalan upaya pencapaian sasaran agenda pribritas nasional agar dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Dalan pendekatan perencanaan tersebut,  maka hanya program dan kegiatan Kementrian/lembaga yang secara langsung mendukung pencapaian prioritas nasional menjadi program dan kegiatan prioritas. (reka/shinta)