Kominfonews.(2/12) Kepala Satuan Polairud Bengkulu, Kombes Pol Dede Ruhiyat menegaskan, Polairud Bengkulu siap mendukung program pemerintah Bengkulu jadikan Bengkulu sebagai Poros Maritim Indonesia,

“Polairud Bengkulu siap mendukung Bengkulu menjadi poros maritim,” tegasnya, saat usai melaksanakan Upacara HUT Kepolisian Air dan Udara yang ke -66, di Markas Polairud Pulau Baii Bengkulu, pada Kamis (01/12).

Lebih lanjut Dede mengatakan, sebagai bentuk dukungannya, Polairud Bengkulu akan menjadi garda terdepan dalam mengamankan dan mendukung pulau terluar Provinsi Bengkulu yaitu Pulau Enggano.

Keberhasilan yang telah di capai Polairud Bengkulu dalam mengamankan perairan di wilayah Provinsi Bengkulu dengan melakukan patroli di perbatasan perairan Bengkulu untuk mengantisipasi kegiatan illegal  yang ada.

“Dalam kurun waktu 2015-2016 ini kita telah menangani 8 kasus illegal fishing di perairan Bengkulu,” sebutnya.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyatakan dalam pesan teks yang di bacakan oleh Kapolda Brigjend Pol Yovianes Mahar, keberhasilan yang telah di capai oleh Kepolisian Air dan Udara Indonesia dalam penegakan hukum di perairan wilayah Indonesia merupakan langkah nyata dan komitment dalam mewujudkan keamanan di perairan laut Indonesia.

“Sebanyak  359 kasus Ilegal fishing dan 77 kasus penyelundupan serta peneggelaman 21 kapal ikan asing yang telah dilakukan oleh Polairud Indonesia pada tahun 2016 ini,” sebut Yovianes,  membacakan kata sambutan Kapolri saat menjadi inspektur Upacara HUT Polairud ke -66.

HUT Polairud ke-66 kali ini mengangkat tema “Dengan semangat revolusi mental, Polairud siap melaksanakan program prioritas Kapolri guna mendukung terwujudnya Indonesia sebagai poros Maritim”.

Upacara HUT Polairud Provinsi Bengkulu di hadiri langsung oleh Gubernur Bengkulu RIdwan Mukti, beserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Bengkulu.@gempo88