Bengkulu – Usai menjalani fase di Provinsi Bengkulu selama dua bulan, peserta Pertukaran Pemuda Indonesai-Australia (PPIA) dilepas oleh pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menunaikan tugasnya di masing-masing instansi kedua negara.

Pelepasan PPIA yang sekaligus acara ramah tamah, yang dilangsungkan di Balai Kota Bengkulu, Selasa (6/2/2018). Dihadiri oleh perwakilan dari Pemda Provinsi dan Kota Bengkulu, perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI ( Kemenpora RI) dan peserta PPIA serta orang tua angkatnya.

Sebanyak 36 Pemuda yang terdiri dari 18 orang pemuda-pemudi dari Negara Australia dan 18 orang pemuda-pemudi dari Indonesia telah menjalani fase Indonesa di Provinsi Bengkulu selama dua bulan.

Pemuda-pemudi dari Indonesai ini berasal dari berbagai Provinsi Indonesia, yang merupakan pemuda-pemudi pilihan yang dipilih secara selektif oleh Kemenpora RI bidang Pengembangan Pemuda.

Pertukaran pemuda antar negara ini dimaksudkan untuk memberikan informasi tentang seni budaya, pariwisata maupun sumber daya alam yang ada antar negara.

Selain itu, menurut Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI Asrorum Na’im Sholeh, pertukaran pemuda ini dalam rangka membangun kesepahaman khususnya para pemuda, yang diharapkan dapat mempengaruhi persahabatan kedua negara pada rentang waktu yang akan datang.

“Apalagi, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan ini, bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat di tempat dimana para pemuda tersebut ditugaskan,” sebut Asrorum Na’im, usai acara pelepasan.

Lebih jauh disampaikannya, terpilihnya Provinsi Bengkulu sebagai tuan rumah PPIA ini, karena Provinsi Bengkulu dinilai memiliki keberagaman seni dan budaya serta kondisi daerah yang kondusif.

“Dipilihnya Provinsi Bengkulu, karena adanya kesiapan dan daya dukung dari pemerintah yang memberikan fasilitasi kegiatan.  Selain itu masyarakat Bengkulu kita nilai kondusif guna kepentingan pertukaran pemuda antar negara ini,” sampainya.

Sementara itu, mewakili pemerintah Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi Jantan menyampaikan ucapan terimakasih, karena telah diberikan kesempatan untuk menjadi tuan rumah fase PPIA tahun 2017-2018.

Selain itu, Pemeirntah Provinsi Bengkulu berharap, dengan selesainya fase PPIA di Provinsi Bengkulu, yang telah mengunjungi berbagai destinasi wisata serta mengetahui seni budaya yang ada di Provinsi bengkulu, dapat memberikan gambaran corak budaya masyarakat Bengkulu.

“Dengan terlaksananya program ini, secara tidak langsung memberikan dampak positif yang sangat besar untuk Provinsi Bengkulu,” kata Meri Sasdi Jantan, membacakan amanat Gubernur Bengkulu.

Selain itu, sambung Meri, sesaui dengan tujuan progaram ini untuk membangun pemahaman lintas budaya dan mempererat hubungan Indonesia- Australia melalui kontak langsung antar warga negara. (Media Center, Humas Pemprov Bengkulu)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × three =