Bengkulu-Kominfonews (12/12/17). Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, saat ini mulai mempersiapkan sistem baru dalam hal pendataan, khususnya data pendukung program pembangunan daerah.

Dijelaskan Deputi Bidang Statistik Bidang Sosial BPS RI M. Sairi Hasbullah, sistem baru yang akan diaplikasikan berupa pendataan secara menyeluruh, turun langsung ke tengah masyarakat, salah satunya dengan melibatkan tingkatan pemerintah terbawah yaitu Pemerintahan Dusun/ Ketua Rukun Tetangga (RT), khususnya dalam hal pendataan tingkat kesejahteraan ekonomi, sosial, pendidikan dan kesehatan.

“Yang kita perkuat adalah kualitas dan ketersediaan data kita yang betul-betul bisa mensuport pembangunan daerah. Dan itu kita konsolidasikan lebih kuat lagi dalam pertemuan ini,” jelas M. Sairi Hasbullah usai pembukaan Rapat Koordinasi Teknis Daerah (Rakornisda) Pimpinan BPS Provinsi dan Kabupaten/ Kota Se-Provinsi Bengkulu Tahun 2017, di Grage Hotel, Senin (11/12).

Dengan pelaksanaan Rakornisda ini, lanjut M. Sairi, data yang disajikan nantinya betul-betul akurat dalam mendorong pembangunan di Provinsi Bengkulu, terutama data-data yang berkaitan dengan angka kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat.

“Banyak sistem pendataan baru yang kita gunakan, terutama terkait dengan bagaimana kita memenuhi data untuk kebutuhan pembangunan daerah. Jadi paradigma penyediaan data pun harus berbeda, sekarang ini lebih disagregasi namanya,” pungkasnya.

Menanggapi optimalisasi sistem sensus yang dilaksanakan BPS, mewakili Plt Gubernur Bengkulu, Plt Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri mengatakan, tidak banyak yang diharapkan pemerintah daerah, yaitu data yang disajikan bisa menuntaskan kemiskinan dan ketertinggalan Bengkulu.

“Dari provinsi akan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan pada hari ini dan tindak lanjutnya dilapangan itu betul-betul konkret, dan dapat kita jadikan perencanaan untuk mencapai program, visi dan misi Gubernur kedepan,” ungkap Hamka Sabri. (Rian-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu).