Kominfonews (28/8). Memberikan pelayanan kesehatan prima hingga ke pelosok desa, Pemda Provinsi Bengkulu bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menerjunkan Tim Nusantara Sehat hingga ke pelosok desa, seperti ke Pulau Enggano. Tidak hanya itu, 12 Dokter Spesialis juga disiapkan untuk 6 Kabupaten.

Kadinkes Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan, untuk Tim Nusantara Sehat, Bengkulu telah menempatkan 5 tim, yakni 1 tim di Pulau Enggano, 2 tim di Kecamatan Ketahun dan Napal Putih, Bengkulu Utara serta 2 tim di Kecamatan Pematang Tiga dan Padang Pagar Jati, Bengkulu Tengah. Masing-masing tim terdiri dari 6 tenaga kesehatan, yaitu Dokter Umum, Perawat, Ahli Gizi, Tenaga Penyuluh dan Dokter Spesialis.

“Mereka ini ditugaskan 2 tahun untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Nanti kita juga ada penambahan, karena kita mempunyai 20 puskesmas di daerah terpencil dan sangat terpencil. Sehingga puskesmas yang tidak tersedia dokter, bisa kita bantu melalui program Kemenkes ini yang dibiayai dari APBN,” jelas Herwan Antoni usai mendampingi Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pada Audiensi Tim Nusantara Sehat dan Visitasi Wajib Kerja Dokter Specialis (WKDS), di Ruang Rapat Rafflesia, Senin (28/08).

Selain itu untuk 12 Dokter Spesialis yang saat ini masih dalam proses visitasi, menurut Herwan Antoni nantinya akan ditempatkan di 6 Kabupaten-kota, yaitu di RSUD Kabupaten Kaur, Lebong, Bengkulu Utara, Seluma, Bengkulu Tengah, dan di RSJ Soeprapto Kota Bengkulu, masing-masing 2 orang.

Sebelum dilakukan penempatan Dokter Spesialis, setiap RS Kabupaten diminta untuk menyiapkan kelengkapan kesiapan, mulai dari infrastruktur, insentif, peralatan medis dan lainnya.

“Untuk penempatan kita masih menunggu rekomendasi dari Kemenkes RI, jika memenuhi kriteria Kemenkes RI, maka bisa segera dilakukan penempatan Dokter Spesialis tersebut,” tambah Herwan Antoni.

Terkait penugasan Tim Nusantara Sehat dan Dokter Spesialias tersebut, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta kepada para Bupati yang mengusulkan Dokter Spesialis untuk berkoordinasi terkait tunjangan tenaga kesehatan bersama Dinkes Provinsi, selain kesiapan peralatan medis dan infrastruktur.

“Ini satu kesempatan bagi kita mendapatkan 12 Dokter Spesialis untuk ditempatkan di kabupaten-kota. Agar ini betul-betul produktif, kita minta kabupaten-kota menyiapkan tunjangan daerah (insentif). Saya kira ini bukan pemerataan, tapi perlu standar minimum,” terang Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Disamping itu, Rohidin Mersyah menekankan kepada Dokter Spesialis dan Tim Nusantara Sehat, untuk menanamkan pengabdian secara maksimal dan harus mau bekerja secara optimal turun ke masyarakat.

“Apalagi ditugaskan di Puskesmas. Mereka itu jangan diam di Puskesmas saja, mereka tenaga baru. Turunlah ke keluarga-keluarga, kalau perlu cek and ricek penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan temukan temukan permasalahan kesehatan masyarakat disitu,” tutup Rohidin Mersyah. (Rian-Media Center Pemprov Bengkulu).