100 Persen Desa di Wilayah Bengkulu Teraliri Listrik

Published by APS on

Tepat hari ini, seluruh wilayah hingga pelosok desa di Provinsi Bengkulu dinyatakan telah teraliri listrik 100 persen dan dipastikan seluruh bentuk investasi di Bengkulu dengan kebutuhan listrik dapat terpenuhi dengan baik.

Hal tersebut ditandai dengan penyerahan secara simbolis Bantuan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Desa Sungai Lisai/ Alat Penyalur Daya Listrik (APDAL) Stasiun Pengisian Energi Listrik (SPEL) oleh GM PLN Unit Wilayah Induk Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (W2SJB) Amris Adnan kepada Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, di Balai Raya Semarak Bengkulu, Senin (28/11).

“Jadi semua desa di Bengkulu ini sudah dialiri listrik dan PLN akan terus berupaya meningkatkan layanan sehingga semua dusun itu bisa menikmati listrik dan kami berprogres terus,” jelas GM PLN Unit W2SJB Amris Adnan.

Selain itu lanjut Amris Adnan, selain elektrilisasi 100 persen di seluruh wilayah Bengkulu, pihaknya juga memastikan siap mendukung segala bentuk investasi di Bengkulu tekait kebutuhan listriknya.

“Beban puncak penggunaan listrik perusahaan baru sampai 150 mega watt. Tapi kemampuan kelistrikan untuk di sini di 500 mega watt telah kami siapkan, karena Bengkulu ini sudah tersambung dengan sistem kelistrikan Sumatera,” pungkasnya.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi salah satu ukuran kemajuan dinamika perekonomian daerah. Oleh karena itu Pemprov Bengkulu akan terus meningkatkan kebutuhan dasar masyarakat lainnya, seperti kebutuhan akses dan konektivitas termasuk peningkatan sarana prasarana publik lainnya.

“Tentu kita (Pemprov Bengkulu) berterima kasih dengan 100 persen desa teraliri listrik dan ini menjadi prasyarat pokok agar daerah itu bergerak perekonomiannya,” ungkap Gubernur Rohidin.

Sementara itu, terkait investasi di Bengkulu, Gubernur Rohidin memastikan terkait ketersediaan listrik masih sangat tersedia bagi para investor.

“Dengan ketersediaan adanya potensi listrik di Bengkulu yang mencapai 550 mega Watt itu menjadi potensi data saing ekonomi yang sangat bagus,” tutup Gubernur Bengkulu ke-10 ini.

Adapun detail bantuan TJSL untuk Desa Sungai Lisai Kabupaten Lebong yaitu SPEL 2 unit di Desa Sebelat, APDAL 12 unit dan 12 unit APDAL dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) 30 KW 1 Unit.

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × three =