Angkat Tema Toleransi, Kesbangpol Provinsi Bengkulu Gelar Rakor

Published by kominfo news on

Bengkuluprov – Jelang Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Provinsi Bengkulu di The Royal Hotel Kota Bengkulu.

Acara yang mengangkat tema “Bersama Kita Tingkatkan Toleransi Antar Umat Beragama Dalam Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa” ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu Farid Abdullah.

Dalam sambutannya, Farid menyampaikan, Rakorda  Forum Kerukunan Umat Keagamaan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari amanat Peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor Tahun 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Pendirian Rumah Ibadah.

“Rakor ini merupakan implementasi dari amanat dari Kemenag dan Kemendagri nomor 9 tahun 2016,” terang Kaban Kesbangpol Provinsi Bengkulu,Kamis (09/08).

Selain itu, lanjut Kaban Kesbangpol, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mensukseskan salah satu program Gubernur Bengkulu, yaitu kerukunan antar umat beragama yang pada intinya terciptanya masyarakat di Provinsi Bengkulu yang rukun, aman damai dan bertoleransi.

“Forum ini penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara karena momentumnya sangat tepat,” jelas Farid.

Minimalnya ada 2 hal yang sedang dan akan dihadapi dalam waktu dekat ini, diantaranya problematika kehidupan beragama yang makin kompleks dan pemilihan presiden serta pemilihan legislatif serentak di dalam menangkal isu sara dan konflik keagamaan yang dapat merusak sendi-sendi toleransi kerukunan umat beragama itu sendiri.

Dalam menghadapi hal tersebut, Farid menambahkan, umat beragama terutama pemuka agama semakin dituntut kebersamaan dan kekompakannya dalam menghadapi serta mengantisipasi isu-isu sara keagamaan.

“Mari kita bangun kerukunan yang esensial dan fungsional harus dibangun dan dipelihara secara sadar dan terarah oleh kita bersama agar tidak mudah meleleh karena sengatan panasnya politik dan ekonomi atau menjadi lapuk karena terpaan badai moral dan budaya yang bertentangan dengan norma agama,” ujar Farid diakhir sambutannya.

Acara Rakorda FKUB dihadiri para Nara Sumber dari Kakanwil Kamenag Provinsi, Ketua MUI Provinsi, Ketua FKUB Provinsi, dan dihadiri para Kepala Kamenag Kabupaten/Kota dan para Kepala Badan/Kantor Kesbangpol serta Ketua FKUB Kabupaten/Kota Se-Provinsi Bengkulu.

Hingga akhir kegiatan, Rakorda FKUB Provinsi Bengkulu ini berjalan aman dan lancar. [Yusmaneli, admin Website OPD Badan Kesbangpol]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 − five =