Antisipasi Mudik, TNI/Polri dan Pemprov Bengkulu Jaga Ketat Lima Titik Perbatasan

Published by APS on

Antisipasi keamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 H, sejumlah personil keamanan disiapkan untuk menjaga ketat lima titik perbatasan di Provinsi Bengkulu.

Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan dalam operasi Ketupat Nala tahun 2021 ini merupakan tahun kedua pemerintah mengambil kebijakan larangan mudik pada Hari Raya. Hal ini harus diwaspadai karena tren gelombang penyebaran Covid-19 terus menanjak.

“Ada lima pintu perbatasan yang menjadi prioritas untuk dijaga dengan personil lengkap, yaitu TNI/Polri dan petugas pendukung lainnya,” ujar Gubernur usai menjadi Inspektur Upacara Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Nala tahun 2021 di Lapangan Apel Rekonfu Polda Bengkulu, Rabu (5/5).

Lebih lanjut, untuk titik penjagaan nantinya akan ada dua posko, yaitu sebelum titik perbatasan (sekitar 100 meter) dan pada titik inti perbatasan. Hal ini guna mengantisipasi agar masyarakat dari luar provinsi untuk masuk ke wilayah Provinsi Bengkulu.

“Kita antisipasi dengan membentuk dua posko nantinya, dan ini sudah disepakati bersama berikut MoU dengan Polda Provinsi tetangga serta koordinasi langsung dengan Gubernur masing-masing Provinsi tetangga,” jelas Rohidin.

Sementara Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Teguh Sarwono mengatakan personil keamanan sudah disiapkan secara optimal, dan saling bersinergi tentunya dengan TNI, instansi terkait, serta tenaga kesehatan.

“Secara total ada lebih dari 2.300 personil disiapkan untuk pengamanan perbatasan, TNI/Polri bersinergi bersama instansi terkait,” terangnya.

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − twelve =