Bantu Pedagang, Gubernur Rohidin Borong 4 Ton Ikan Nila dan 2 Ton Daging Ayam

Published by TD on

Bengkuluprov –  Selain hasil pertanian, Pemprov Bengkulu juga melakukan gerakan beli dan bagikan hasil budidaya perikanan dan peternakan di Kabupaten Kepahiang. Gubernur Rohidin mendatangi peternakan ayam broiler yang terdampak Covid-19 di Desa Batu Ampar, Kecamatan Merigi untuk melakukan pembelian 2 ton daging ayam, Jumat (8/5).

Daging ayam tersebut kemudian akan dibagikan pada 2.000 warga terdampak Covid-19, dengan rincian 1.000 warga di Kabupaten Rejang Lebong dan 1.000 warga lainnya di Kabupaten Kepahiang.

“Di sini kita beli dengan harga standar, dalam artian layak bagi peternak dan mereka dapat mengembalikan  biaya produksinya sehingga bisa mendapatkan modal kembali,” ungkap Gubernur Rohidin.

Pada hari yang sama Gubernur juga melakukan pembelian 4 ton ikan nila hasil budidaya di Desa Suro Ilir, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang. Ikan nila tersebut didistribusikan kepada 4.000 penerima terdampak Covid-19  dengan rincian 2.000 penerima di Kabupaten Rejang Lebong dan 2.000 penerima lainnya di Kabupaten Kepahiang.

“Perlu saya jelaskan juga dengan adanya program ini bukan berarti Gubernur membeli semuanya, tetapi program ini sebagai pemicu dan memotivasi agar jajaran pemerintah secara berjenjang di kabupaten dan kota juga melakukan hal yang sama. Begitupun dengan orang-orang yang berpunya yang bisa turut membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” papar Gubernur.

Asia (80) salah seorang penerima ikan nila menuturkan, ia sangat menyambut baik apa yang dilakukan gubernur tersebut, pasalnya pasca-banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepahiang beberapa waktu lalu persediaan ikan di daerah ini menjadi berkurang.

“Bersyukur untuk rezeki yang diterima hari ini, jujur saja belum ada yang melakukan hal seperti ini. Apalagi semenjak banjir tambak banyak yang rusak, mendapatkan ikan juga tidak semudah dahulu,” demikian Asia.

(MC Diskominfotikprov)

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 3 =