Bengkulu Gelar Apel Siaga Bencana Gempa Bumi dan Tsunami

Published by kominfo news on

Kominfonews (25/11/17). Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengikuti apel gelar pasukan dan peralatan dalam rangka penanggulangan bencana gempa bumi-tsunami Provinsi Bengkulu, bertempat di Sport Centre Pantai Panjang, Jumat, 24/11.

Dikatakan Rohidin Mersyah, gelar pasukan ini merupakan kegiatan penting untuk melihat kesiapan berbagai pihak mulai dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Tagana, Satpol PP, instansi terkait hingga ke masyarakat dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Menurutnya, edukasi dan pemberian pemahaman untuk sadar dan siaga bencana harus terus disosialisasikan mengingat Bengkulu masuk zona merah bencana gempa bumi dan tsunami.

“Kita advokasi masyarakat, ketika terjadi bencana yang pertama diperhitungkan adalah keselamatan jiwa, jangan memikirkan apapun cari tempat tempat untuk selamat,” katanya.

Apel gelar pasukan ini dipimpin langsung Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung. Dalam arahannya, Kapolda menjelaskan hanya punya waktu 60 menit untuk mengavakuasi masyarakat Bengkulu ke titik aman jika terjadi bencana Tsunami. Sementara untuk kawasan Pulau Baai hanya punya waktu 25 menit sedangkan masyarakat Pulau Enggano hanya punya waktu 16 menit untuk menyelamatkan diri ke lokasi aman.

Berdasarkan hal tersebut dan hasil rapat koordinasi penanggulangan bencana yang dilakukan di Mapolda beberapa waktu lalu, Coki mengajak seluruh perusahaan BUMN maupun swasta untuk ikut peduli membangun shelter tempat berkumpul masyarakat dari bencana alam gempa bumi dan tsunami yang berpotensi terjadi di Provinsi Bengkulu melalui dana CSR masing masing perusahaan.

“Kita akan undang BUMN dan BUMD untuk CSR membangun shelter di Enggano dan Pulau Baai. Di Enggano masyarakat kita ada 3000 sampai 4000 jiwa mau lari kmana mereka dengan waktu 16 menit,” ujar Coki.

Kapolda menghimbau, apel gelar pasukan dan peralatan dalam rangka penanggulangan bencana gempa bumi-tsunami ini ditindaklanjuti unsur FKPD di tingkat kabupaten serta melakukan pengecekan peralatan yang ada. (Fredy-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu)


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + 17 =