Deklarasi Damai Menuju Pemilu 2019

Published by kominfo news on


Bengkuluprov – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah hadiri dialog interaktif dan deklarasi damai bersama tim pemenangan pasangan Capres dan Cawapres, OKP,  OKM, Elemen Masyarakat serta media massa.  

Kegiatan yang bertempat di Gedung Adem Mapolda Bengkulu ini juga menghadirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta turut dihadiri unsur Forkopimda dilingkungan pemerintah Provinsi Bengkulu. 

Dalam kesempatan ini masing-masing tim pemenangan pasangan Capres dan Cawapres diberikan waktu untuk meyampaikan komitmennya menuju pemilu damai. Tim pemenangan pasangan nomor urut 1,  Elva Hartati  secara tegas berkomitmen mewujudkan pemilu damai di provinsi Bengkulu. 

“Kami wakil dari tim  kampanye jokowi-amin menghendaki kampanye damai ini,  kampanye yang cerdas,  kampanye yang bermartabat, kampanye yang anti sara dan hoax” ujar Elva

Hal yang sama disampaikan tim pemenangan pasangan nomor urut 2 SisRahman,  menurutnya perbedaan adalah rahmat bukan alasan untuk bercerai berai.”Dari beberapa kali penyelenggaraan  pemilu, Bengkulu termasuk Provinsi yang damai dan ini harus kita jaga” tegas Sis

Sementara itu Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menghimbau seluruh elemen masyarakat  untuk mematuhi aturan hukum dan perundang-undangan serta  menghindari hasut menghasut, berita bohong,  saling menjatuhkan dan menghujat agar pemilu berjalan aman dan lancar. Selain itudirinya juga mengajak masyarakat untuk antusias  memberikan hak suaranya secara langsung, umum bebas dan rahasia pada pelaksanaan pemilu 17 april mendatang 

“Dari dialog interaktif pagi ini,  saya punya keyakinan bahwa pemilu di Bengkulu akan berjalan produktif dan damai” kata Rohidin

Senada dengan Gubernur,  Kapolda Bengkulu Brigjend Coki Manurung berharap silaturahmi seperti ini terus berlanjut. Ia mengajak untuk menjaga stabilitas keamanan di provinsi bengkulu yang menjadi tugas bersama.

“sharing,  dialog dan komunikasi perlu dilakukan setiap saatuntuk menyampaikan  unek-unek yang ada dikepala agar tidak berkembang menjadi provokasi” (Media Center HumasPemprov Bengkulu)


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 5 =