Festival Lagu Melayu, Adu Vokal Musisi Bengkulu

Published by kominfo news on


Bengkuluprov – Memasuki Hari ke-5 Festival Tabut 2019, diadakan Festival lagu melayu daerah yang menampilkan 29 peserta musisi lokal dengan membawakan lagu diantaranya berjudul pengantin becampur, buai anak, tanah bengkulu, pekat rajo bengkulu bimbang gedang, berasan, sibiran tulang (anak kesayangan). 
Penampilan para peserta dinilai oleh 3 orang dewan juri berpengalaman diantaranya Ref Andras Sutan Majo (Uda Ref), Jamaris Martha Maestro (Uda Jam), dan Deni Warsito. 
Menurut salah satu dewan juri, Ref Andras menyampaikan kemampuan para peserta yang tampil, hampir rata-rata memiliki kemampuan bernyanyi dan teknik yang bagus. Namun, kesempurnaan dalam beberapa aspek perlu diperhatikan kembali agar lagu yang ditampilkan lebih bercerita dan memiliki makna. 
“Rata-rata semua yang tampil memiliki teknik dan menampilkan kemampuan terbaik. Kami sebagai juri sedikit sulit menentukan juara pada lomba ini, karena dibebankan memilih 3 terbaik dari 29 yang tampil, tentu ini berat,” jelas Uda Ref sapaan akrabnya
Kedepan ia berharap, para peserta berani untuk keluar dari zona aman yaitu mengambil nada dasar yang lebih tinggi dari nada asli, ini menurutnya akan menjadi nilai tambah bagi peserta. Selain itu, dalam sistem penjurian sebaiknya diadakan babak final/10 atau 6 besar, agar kemampuan para peserta kembali dapat teruji dan terasah sempurna. 
“Peserta tentunya harus lebih berani dalam pengambilan nada dasar, jadi tidak hanya bermain aman dengan nada standar. Padahal dari segi teknik, peserta memiliki kemampuan diatas itu. Terakhir, semoga pada kesempatan lain, diadakan babak final agar para peserta dapat diadu lagi sehingga juri mendapatkan terbaik dari yang terbaik,” tegasnya
Sementara itu, Jamaris Martha Maestro mengungkapkan, para peserta yang tampil banyak yang salah persepsi pada lagu. Padahal, pada tema sudah jelas “Lagu Melayu Daerah”, jadi tampilkan Melayunya bukan hanya menampilkan daerahnya yang beraliran POP. 
“Pada beberapa penampilan, peserta banyak yang mengabaikan cengkok melayu yang menjadi point utama pada lomba ini. Hanya 25% peserta yang menampilkan cengkok melayu, selebihnya menampilkan lagu daerah yang bernada Pop,” terangnya
Berikut hasil juara Festival Lagu Melayu Daerah pada Festival Tabut 2019, Rabu(4/9). Juara Pertama, Fitria Anggraini dengan lagu Sibiran Tulang, Juara Kedua, Gilang dengan lagu Buai Anak, dan Juara Ketiga Terry Siagian dengan lagu Pengantin Becampur. Pembagian hadiah pemenang lomba, akan diserahkan pada malam puncak penutupan Festival Tabut 2019.

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × three =