Gubernur Bengkulu: Perbedaan Pendapat dan Pandangan adalah Kekuatan HMI

Published by FHD on

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Provinsi Bengkulu menggelar Jalan Sehat dan Halal Bihalal untuk perkuat kebersamaan.

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama koordinator juga presidium KAHMI ini dilaksanakan di Pantai Pasir Putih Bengkulu, Minggu (22/05/2022).

Disampaikan Gubernur Rohidin bahwa di HMI tidak mengenal yang namanya sekat maupun status jabatan, juga status sosial, semua berkumpul dengan persepsi juga ide serta perannya masing – masing.

“Satu tradisi di keluarga besar KAHMI, FORHATI dan HMI kita, menjunjung sikap egaliter, terbuka tidak melihat sekat, tidak melihat jabatan, tidak melihat status sosial. Ini tempat berkumpulnya orang yang betul – betul bisa dipertanggungjawabkan,” jelas Gubernur Rohidin.

Di dalam HMI sendiri setiap orang memiliki perannya masing – masing. Perbedaan pendapat maupun keyakinan merupakan hal yang lumrah di HMI. Menurut Gubernur Rohidin, hal ini merupakan kekuatan dan ciri khas dari HMI.

“Berbagi peran itu biasa dalam HMI dan teman – teman HMI sangat paham itu. Maka saya katakan boleh saja orang HMI sama – sama bertempur, tetapi dia akan memberikan operan peran yang berbeda, ini yang harus dipahami sebagai sebuah kekuatan, jangan di pahami orang HMI sendiri kok berseteru, kok tidak saling dukung, memang HMI tradisinya seperti itu,” tambah Rohidin yang juga merupakan Dewan Penasehat Majelis Wilayah KAHMI Provinsi Bengkulu.

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

9 + one =