Gubernur Pimpin Rapat Evaluasi Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Published by kominfo news on

Bengkuluprov – Pasca bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Bengkulu beberapa waktu lalu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah segera memimpin Rapat Evaluasi yang melibatkan Forkopimda Provinsi Bengkulu, kabupaten/kota Se Provinsi Bengkulu serta stakeholder terkait, Senin (27/5).

“Sengaja rapat ini dibuat terpadu betul, agar jangan sampai ada data kerusakan yang tercecer, data yang disampaikan bupati/walikota akan dibahas tersendiri gubernur bersama rapat khusus dengan BNPB di Jakarta, ” jelas Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Gubernur Rohidin pun menambahkan, Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Terpadu akan dibuat sekretariat khusus, guna melakukan upaya gerakan perbaikan pengelolaan Das di Provinsi Bengkulu terutama Empat DAS Utama, yang pertama Ketahun, Bengkulu, Manna dan Padang Guci.

“Bentuk yang disepakati seperti gerakan menanam pohon, kemudian program teknis pembangunan Dam, termasuk pelapis tebing juga program vegetaif untuk tanaman dan sebagainya,” jelas Gubernur Rohidin.

Terkait penanganan pasca banjir, Gubernur Rohidin menegaskan akan meminta perguruan tinggi untuk mengevaluasi kinerja dokumen lingkungan, terutama perusahaan perkebunan dan pertambangan yang ada di Provinsi Bengkulu.

“Kita tidak bermaksud menghakimi pada salah satu pihak, tetapi kita betul – betul ingin mencari solusi yang produktif bahwa sekali lagi kolaborasi antara investasi dan kinerja lingkungan menjadi sebuah kebutuhan. Saya kira jika ini dilakukan secara bersama – sama saya yakin betul akan memberikan dampak yang positif untuk Bengkulu,” tegas Gubernur Rohidin.

Pada rapat evaluasi ini ada beberapa usulan strategis yang disampaikan diantaranya, relokasi jalan nasional di Padang Bakung Kabupaten Seluma, relokasi Desa Genting di Kabupaten Benteng, serta pengelolaan PLTA Musi terkait dengan SOP buka – tutup, daya tampung Dam termasuk saluran – saluran pengeluaran.

Kemudian juga ketersediaan air bersih ini Spam Regional Kobema dan pembuatan jalur evakuasi alternatif jalan nasional yang menghubungkan Bengkulu tengah dengan kepahiang itu ke arah Karang Tinggi sampai Ujan Mas.

Hadir dalam Rapat Evaluasi Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor yang digelar di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu ini, Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana Pusat Dody Ruswandi, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, FKPD, Bupati/Walikota se Provinsi Bengkulu, OPD serta Instansi terkait. (Morecka – Media Center, Pemprov Bengkulu)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen + 17 =