Gubernur Rohidin Sapa Pemulung dan Penyapu Jalan via Video Call

Published by TD on

Bengkuluprov – Walaupun dalam masa isolasi mandiri, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah tetap memikirkan nasib masyarakat Bengkulu yang terdampak Covid-19. Melalui Video Call, Gubernur Rohidin memantau serta menyapa masyarakat pemulung  di bantaran air sebakul dan penyapu jalan disekitar Km 8 kota Bengkulu, yang saat itu mendapatkan bantuan dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu, sebanyak 450 paket berupa makanan khas Bengkulu produksi pelaku UMKM, Sabtu (16/5).

Dalam Video Call,  Gubernur Rohidin mengatakan, ada dua sisi  manfaat dari bantuan yang diberikan tersebut. Sisi pertama, kata Gubernur, memberikan support pelaku usaha kecil menengah di Bengkulu terutama yang bergerak di sektor UMKM agar tetap dapat berjalan usahanya dengan membeli hasil produk usahanya.

“Lebih kurang 120 orang pengusaha UMKM perempuan Bengkulu yang hasil produksinya seperti  snack atau kue khas  Bengkulu yang kita beli, guna membantu berjalannya usaha mereka ditengah kondisi pendemi Covid-19 ini,” tutur Gubernur Rohidin.

Di lain sisi, lanjut Gubernur, produk yang telah dibeli tersebut dibagikan kembali kepada masyarakat terdampak Covid-19 seperti para pemulung ataupun tukang sapu jalan. “Jadi kita berikan produk yang kita beli tadi untuk masyarakat yang terdampak langsung Covid-19,” sebutnya.

Memang diakuinya tidak semua masyarakat yang dapat bantuan, karena hanya diperuntukkan bagi yang berhak mendapatkannya dan kelompok masyarakat yang memang belum pernah menerima bantuan.

Gubernur Rohidin juga menyampaikan rasa kagum dan apresiasi kepada masyarakat yang tetap semangat dan bertahan  untuk memenuhi kebutuhan  hidupnya ditengah situasi sulit akibat dampak Corona. 

Ka. Diskop UKM membagikan produk UMKM kepada masyarakat di TPA Air Sebakul, 16/05/20

“Saya ucapkan terima kasih kepada msyarakat Bengkulu yang tetap semangat bekerja. Saya sungguh terenyuh luar biasa. Dalam suasana bulan Ramadhan, di tengah terik matahari  mereka tetap semangat dan tetap ceria dan ini luar biasa semangat  seperti ini. Ini menjadi sesuatu yang positif bagi kita semua, menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa ternyata masyarakat sangat giat bekerja dan ini perlu kita suport secara bersama-sama,” ungkapnya.

Salah satu pemulung di TPA Air Sebakul Rohaniah, merasa sedikit terbantukan atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Dirinya mengakui, sejak situasi Corona ini pendapatannya turun drastis, namun dirinya terpaksa harus terus bekerja guna memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

“Terima kasih kepada pak Gubernur atas bantuan yang diberikan. Kalau soal penghasilan kami sangat terdampak, karena hasil yang didapat sehari-hari sangatlah jauh dari biasanya. Namun bagaimana lagi, kami harus terus bekerja untuk dapat makan,” ujar Rohaniah, yang telah memulung dari tahun 1999 lalu.

(Gema-Etrik)


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen − seven =