Gubernur Rohidin Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid di Lebong

Published by kominfo news on


Bengkuluprov – Dalam rangkaian Kunjungan Kerja ke Kabupaten Lebong. Gubernur Rohidin berserta rombongan melaksanakan Sholat Isya berjamah di Masjid Al Huda, Desa Pelabuhan Talang Leak, Kecamatan Lebong Selatan, (11/08).
Dalam kesempatan ini, Gubernur Rohidin menyerahkan bantuan pembangunan  dua Masjid sekaligus yaitu, Masjid Al-Huda, Desa Pelabuhan Talang Leak serta Masjid An-Nur Desa Karang Dapo Bawah, Kecamatan Lebong Atas Kabupaten Lebong, yang diterima langsung oleh Pengurus Masjid dan Kepala Desa.
Masing-masing Masjid menerima bantuan berupa uang tunai Rp50 Juta serta dua Al-Quran terjemah dan dua buku Khutbah Jumat. 
Kepala Desa Pelabuhan Ratu Talang Leak Deby Putra Herlambang, menyampaikan ucapan terimakasih tak terhingga kepada Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah beserta rombongan atas kehadiran dan bantuan yang diberikan untuk pembangunan Masjid Desa talang Leak dan Karang Dapo serta bertatap muka langsung dengan warga.
“Bantuan dari Gubernur Rohidin ini merupakan bantuan pertama sejak seratus tahun lalu. Kami berharap semoga bapak Gubernur berumur panjang dan dapat kembali memimpin Provinsi Bengkulu ini selanjutnya,“ sebut Deby Putra Herlambang, yang disambut tepuktangan jemaaah masjid.
Gubernur Rohidin dalam sambutannya, menyampaikan terimakasih atas antusias masyarakat yang telah hadir dalam acara tersebut.
Diungkapkan Gubernur, masjid di Indonesia ini beda dengan masjid di negara Islam lainnya, dimana, yang membangun masjid dan mengelolanya adalah pemerintah, sedangkan di Indonesia yang membangun masjid hampir seratus persen adalah masyarakat. 
Gubernur Rohidin menyebutkan, jumlah masjid di Provinsi Bengkulu ini sebanyak 3.468, dengan begitu, harap dimaklumi jika ada masjid yang belum sempat dikunjungi dan diberikan bantuan.
“Andai Gubernur mengunjungi seluruh masjid, tidak akan selesai hingga lima tahun (satu periode),” seloroh Gubernur Rohidin.
Gubernur Rohidin berharap bantuan yang diberikan tersebut  dapat dipergunakan sebagaimana mestinya walaupun nilainya  sedikit serta dapat digunakan secara  musyawarah dan terbuka.
“Dalam pertemuan ini,  pada intinya untuk mempererat tali silaturahmi sesama masyarakat Bengkulu walaupun berbeda  sukunya,” pungkasnya. (Ipul – MC Diskominfotikprovbkl)

Categories: BeritaLebong

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five + 17 =