Gubernur Rohidin Siapkan Rencana Aksi Peduli DAS Bengkulu

Published by kominfo news on

Bengkuluprov -mengantisipasi dan setidaknya meminimalisir terjadinnya miusibah banjir dan longsor di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Air Bengkulu, bersama pihak terkait dan dihadiri stake holder lintas sektor dan wilayah, Pemprov Bengkulu melaksanakan Workshop Rencana Aksi Peduli DAS Bengkulu.
Adanya forum ini diharapkan bisa menghasilkan rumusan-rumusan aksi dan kebijakan strategis bagi kawasan DAS Bengkulu. Sehingga bisa meminimalisir dan melakukan pemulihan atas terjadinya bencana longsor dan banjir di wilayah Provinsi Bengkulu.
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta kepada para pihak yang tergabung dalam Forum DAS Provinsi Bengkulu untuk serius melaksanakan tugas dan amanah dalam upaya penyelelamatan dan rehabilitasi khususnya DAS Air Bengkulu ini.
“Komitmen para pihak yang terlibat jelas sangat dibutuhkan, mulai dari pihak yang ada di hilir hingga ke hulu. Terutama tadi DAS Air Bengkulu dan itu yang sesunggunya paling pokok, karena itu paling banyak berinteraksi dengan masyarakat, baik dalam rangka pemanfaatan maupun ketika nanti terjadinya banjir yang memberikan dampak besar,” terang Gubernur Rohidin Mersyah yang juga sebagai Pembina Forum DAS Provinsi Bengkulu usai membuka resmi Workshop Rencana Aksi Peduli DAS Bengkulu dan Kukuhkan Forum DAS Provinsi Bengkulu, di salah satu Hotel kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu, Kamis (19/09).
Dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu Sorjum Ahyan, untuk kerusakan DAS Bengkulu saat ini telah berada pada 30 persen kerusakan dan terparah terjadi di DAS Air Bengkulu yang melintasi wilayah Kabupaten Bengkulu dan Kota Bengkulu.
“Ini menjadi perhatian semua pihak untuk meminimalisir terjadinya bencana di kawasan DAS Bengkulu. DLHK sebagai perpanjangan tangan Pemprov akan maksimal koordinasi atas capaian strategis nantinya,” ungkap Sorjum.
Sementara itu, dalam kesempatan ini juga disampaikan terkait upaya Pemprov Bengkulu meminimalisir kebakaran kawasan hutan di Pulau Enggano oleh Gubernur Rohidin, setelah berbagai kendala terjadi salah satunya akibat sulitnya tim diseberangkan ke lokasi. 
Selain itu, terhadap musim kemarau yang hingga saat ini masih terjadi, sehingga telah menyebabkan kekeringan disebagian besar wilayah Bengkulu, dalam waktu dekat Pemprov Bengkulu akan melaksanakan Shalat Istiqsa berjama’ah di Masjid Raya Baitul Izzah. (Rian-Media Center Pemprov Bengkulu).

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − four =