Gubernur Rohidin: Takbiran, Shalat Ied dan Berlebaran Di Rumah Saja

Published by kominfo news on


Bengkuluprov – Pemprov Bengkulu bersama Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah serta Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu, sepakat menerapkan Pengamanan dan Penegakan Protokol Kesehatan Dalam Rangka Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H/ 2020 M di Provinsi Bengkulu.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan, berdasarkan kesepakatan bersama antara Pemprov Bengkulu, Forkopimda, Pemuka Agama dan BMA Provinsi Bengkulu, malam takbir dan Shalat Ied di Masjid ataupun di lapangan di masa pandemi Covid-19 ini ditiadakan.

Selain itu, baik pejabat dan masyarakat juga diminta untuk tidak melaksanakan kegiatan open house atau berlebaran ke rumah-rumah, cukup berkomunikasi menggunakan teknologi yang ada. Hal ini tegas Gubernur Rohidin untuk meminimalisir dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Rafflesia.

“Imbauan pemerintah secara tegas agar Shalat Idul Fitri di rumah saja bersama keluarga inti. Silaturahmi juga diimbau tegas menggunakan alat komunikasi dan melalui media sosial,” terang Gubernur Rohidin usai pimpin Rapat Lanjutan Pembahasan Pengamanan dan Penegakan Protokol Kesehatan Dalam Rangka Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H/ 2020 M Provinsi Bengkulu, di Balai Raya Semarak Bengkulu, Rabu (20/05).

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bengkulu Suharto. Menurut apa yang disepakati ini sudah jelas untuk keselamatan dan kesehatan bersama di tengah pandemi Covid-19.

“Jadi prinsipnya saya mengajak dan mengimbau kepada masyarakat tetap semangat shalat dirumah karena tidak mengurangi pahala ibadah kita,” ungkap Suharto. (Rian)

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen + seven =