Gubernur Rohidin Tekankan Organisasi Islam Menjadi Wadah Penghimpun Kekuatan Umat

Published by APS on

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menekankan dan berharap kepada organisasi-organisasi keagamaan Islam di Bengkulu menjadi wadah menghimpun kekuatan umat dalam optimalisasi sumber daya manusia. Yaitu dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan pemberdayaan, peningkatan kapasitas dan pelatihan kepemimpinan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Rohidin usai hadir dan membuka Pelatihan Manajemen Majelis Taklim dan Pelatihan Rubiah Himpunan Da’i Muda Indonesia (HDMI) se Provinsi Bengkulu Tahun 2022, di ruang pertemuan salah satu hotel kawasan Cempaka Permai Kota Bengkulu, Sabtu (19/11).

“Apalagi ini dilaksanakan untuk seluruh wilayah melibatkan 9 kabupaten 1 kota dan keterwakilan dari setiap wilayah itu penting karena ini kegiatannya berskala provinsi,” jelas Gubernur Rohidin.

Di samping itu lanjut Gubernur lulusan terbaik UGM dan IPB ini, dengan peningkatan kapasitas melaui pelatihan kepada petugas Rubiah dalam melaksanakan tugas fardu kifayah dan kepada petugas majelis taklim, diharapkan juga bisa disalurkan ilmunya kepada masyarakat yang pantas dan siap.

“Sehingga ilmu yang didapat melalui pelatihan yang dilaksanakan selama 2 hari ke depan ini betul-betul bermanfaat dalam melaksanakan fardu kifayah di daerah masing-masing. Dan tentunya ilmu yang didapat juga bisa disampaikan ke masyarakat luas,” tutupnya.

Hal senasa dikatakan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Sefti Yuslinah, dengan kegiatan pelatihan tersebut HDMI Bengkulu bisa berkontribusi untuk pembangunan Provinsi Bengkulu khususnya pembangunan sumber daya manusia.

“Karena anak-anak muda sangat diharapkan untuk menghidupkan peradaban dimulai dari masjid dengan peningkatan kapasitas spiritualitasnya. Kami dari legislatif dan bersama Pak Gubernur selaku eksekutif akan terus membantu terlaksana kegiatan keagamaan seperti ini,” sebutnya.

Dijelaskan Ketua HDMI Provinsi Bengkulu Suratno, kegiatan pelatihan manajemen mejalis taklim dan Rubiah ini diikuti oleh 100 peserta dari masing-masing kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu, dengan menghadirkan pemateri yang berkompeten di bidangnya.

“Ke depan kegiatan ini kita harapkan juga ada keterlibatan dari organisasi Islam lainnya di Bengkulu. Sehingga ilmu yang berkaitan dengan spiritual dan keislaman semakin banyak diketahui oleh masyarakat,” ungkapnya.

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen − twelve =