Jaring Atlit Berprestasi, Dispora Gelar Kejurda Tapak Suci

Published by TD on

Sedikitnya tercatat 300 pendekar usia remaja 13-17 tahun dari kabupaten/kota ikut bertanding di Kejurda Tapak Suci 2017 ini.

Para juri pun diminta untuk bekerja secara objektif, adil dan terbuka, agar dari kompetisi ini dihasilkan juara yang layak meqakili Bengkulu di kejuaraan tingkat nasional.

Lebih lanjut dikatakanya, masa depan daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas remaja dan pelajar.

Hal senada disampaikan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu Meri Sasdi yang juga menjabat ketua panitia penyelenggara. Dijelaskannya kegiatan yang masuk dalam program Dispora tahun 2017 ini bertujuan untuk menciptakan dan melahirkan atlit-atlit berprestasi di cabang olahraga silat. Selain itu juga sebagai upaya mengukur latihan dan pembinaan yang dilakukan antar cabang.

“Memang saat ini belum ada silat di PPLP, tapi saya janji insyaallah 2018 harus ada atlit silat digembleng, dikursuskan dk PPLP kita,” katanya.


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty + 16 =