Kenang Jasa Penjahit Sang Saka Merah Putih, Gubernur Rohidin Pimpin Ziarah ke Makam Fatmawati

Published by kominfo news on


Bengkuluprov – Momentum Hari Ulang Tahun ke- 74  Kemerdekaan Republik Indonesia, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pimpin ziarah ke makam pahlawan nasional penjahit Sang Saka Merah Puyih Fatmawati Soekarno, di TPU Karet Bivak Jakarta, Selasa (13/8).
Ziarah ini juga dihadiri Putri pasangan Presiden Soekarno dan ibu Fatmawati, Sukmawati Soekarnoputri beserta kerabat, Politisi senior partai Golkar Rully chairul Azwar serta masyarakat Bengkulu di Jakarta.  
“Begitu besar sejarah mencatat peran ibu Agung Fatmawati terhadap berdirinya Republik ini.  Maka sudah sepantasnya kalau kita melakukan ziarah, sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan terhadap putri kebanggaan masyarakat Bengkulu ini,” tutur Rohidin Mersyah. 
Ditambahkannya, ziarah ini juga sebagai etika adat dalam rangka pembangunan monumen Fatmawati yang saat ini sedang berlangsung di Simpang 5 Kota Bengkulu. Pembangunan monumen ini hanya berjarak benerapa meter dari rumah kediaman Fatmawati. 
Dalam kesempatan ini, Guberhur Rohidin juga menjelaskan, rencana meluruskan sejarah mengenai lokasi tempat  tinggal keluarga Fatmawati, yang berdasarkan bukti sejarah berada di kawasan Bank BNI 46 simpang lima. 
Rencana ini dikatakannya, akan mulai digagas baik dari segi regulasi maupun pendekatan koordinasi kepada pengambil keputusan maupun secara politik yang akan dilakukan secara baik.  
“Itu menjadi cita-cita saya sebagai pimpinan di Provinsi Bengkulu. Tidak ada maksud apapun, hanya ingin agar generasi yang akan datang mendapatkan fakta sejarah yg benar,” ujarnya.
Sementara itu, wajah haru tampak dari raut wajah Sukmawati. Sembari menahan tangis, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Bengkulu beserta masyarakat dan pihak yang menyelenggarakan ziarah bersama ini.
“Atas nama keluarga ibu Fatmawati, saya sangat berterima kasih telah menyelenggarakan acara yang sangat mengharukan ini, yang dihadiri pemerintah, masyarakat serta handai tolan,” seru Sukma.
Namun lanjutnya, Selama ini dirinya sedih saat berziarah karena makam orang tuanya berjauhan. Makam Ibu Fatmawati di Jakarta, sementara makam Bung Karno berada di Blitar Jawa Timur.
Untuk itu, dirinya meminta dukungan semua pihak, berharap agar makam Bung Karno dan Ibu Fatmawati dapat berdampingan dalam satu kawasan pemakaman.  
Ibu Fatmawati yang benama asli Fatimah ini, lahir di Bengkulu, 5 Februari 1923 buah hati dari pasangan Hasan Din dan Siti Chadijah. 
Putri Tokoh Muhammadiyah ini, kemudian bertemu dengan Bung Karno saat diasingkan pemerintah Kolonial Belanda ke Bengkulu, dan akhirnya menikah pada 1 Juni 1943.
Fatmawati sekaligus ibu negara pertama Republik Indonesia ini, adalah penjahit Sang Saka Merah Putih yang kibarkan saat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945. Fatmawati mendampingi Presiden Soekarno dari tahun 1945 hingga tahun 1967.
Dari pernikahan itu, ia dikaruniai lima orang  yaitu Guntur Soekarnoputra, Megawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputri, Sukmawati Soekarnoputri, dan Guruh Soekarnoputra.
Fatmawati meninggal di Kuala Lumpur Malaysia pada umur 57 tahun 14 Mei 1980, usai melaksanakan ibadah Umroh. (mc – diskominfotikprovbkl)

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven + eighteen =