Komisi III Minta Perpanjangan Waktu Bahas Raperda Minerba

Published by kominfo news on

Bengkuluprov – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Pertambangan, Mineral dan Batu Bara  (Pertambangan Minerba) masih terganjal pembahasannya ditingkat Komisi.

Hal ini diketahui saat Rapat Paripurna DPRD Provinsi yang ke-III masa persidangan ke- II Tahun Sidang 2018, yang beragendakan laporan hasil pembahasan Komisi II dan III terhadap Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri serta  Raperda Perubahan atas Perda nomor 5 tahun 2013 tentang Pengelolaan Pertambangan, Mineral dan Batu Bara.

Dimana, dalam laporan yang disampaikan oleh juru bicara dari Komisi III Jonaidi, Komisi III masih membutuhkan perpanjangan waktu guna membahas Raperda tersebut. Karena, Raperda tentang Pengelolaan Pertambangan, Mineral dan Batu Bara membutuhkan kajian yang mendalam dan melibatkan banyak pihak serta perlu sinkronisasi dengan Perda lainnya.

“Raperda tersebut membutuhkan kajian yang lebih mendalam dan melibatkan banyak stakeholder dan luasnya materi bahasan serta membutuhkan sinkronisasi dengan Perda-Perda lainnya termasuk dengan Raperda RTRW yang saat ini juga dalam proses pembahasan. Komisi III meminta perpanjangan waktu dan laporan hasil pembahasan akan dibahas dalam masa persidangan ini dan akan dilaporkan kepada pimpinan dan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Bengkulu untuk dapat dijadwalkan kembali laporannya,” sebut Jonaidi, membacakan hasil pembahasan Komisi III.

Sedangkan hasil pembahasan Komisi II atas Raperda Pembangunan Industri menyatakan setuju agar Raperda tersebut ditingkatkan pembahasannya ke tahap selanjutnya.

“Dari laporan hasil pembahasan Komisi Il atas Raperda tentang rencana Pembangunan Industri, dapat disimpulkan bahwa Raperda tersebut dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu Pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Provinsi Bengkulu, dalam rapat Paripurna kelima, yang Insya Allah akan dilaksanakan pada hari selasa tanggal 5 Juni 2018,” kata pimpinan rapat Paripurna Ihsan Fajri, sebelum mengakhiri sidang.(Saipul-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu)


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × one =