Lindungi Jurnalis, Pemprov Bengkulu Fasilitasi Rapid Test dan Bagikan Masker Gratis

Published by kominfo news on

Bengkuluprov – Pemerintah provinsi Bengkulu melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi, Rabu pagi (8/4) fasilitasi para jurnalis untuk melakukan Rapid Test Covid-19. 
Sejak dibuka pukul 09:30 WIB puluhan wartawan tampak bergantian memberikan data dan kemudian menjalani prosedur Rapid Test Covid-19 di Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Bengkulu.
Dijelaskan Sekretaris Dinas Kominfo Sri Hartika, Rapid Test ini untuk memberikan kenyamanan kepada para jurnalis di lapangan yang selama ini berperan aktif membantu pemerintah menyampaikan informasi dan edukasi terhadap masyarakat,   sehingga tidak waswas dan khawatir terhadap kesehatannya di kondisi wabah Covid-19.
“Hari ini kita melakukan Rapid Test yang diprioristaskan bagi wartawan lapangan yang merasa ada gejala klinis, yang pernah kontak dengan pasien positif, dan para wartawan yang ada riwayat perjalanan dari zona merah covid-19,” ujar Sri Hartika.
Rapid Test ini juga sebagai tindak lanjut dari himbauan dewan pers agar pemerintah daerah memberikan perlindungan kerja wartawan khususnya yang meliput covid-19 dan event terkait.  
Dikesempatan ini juga, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu membagikan masker kain secara gratis kepada para wartawan hasil karya dari Balai Latihan Kerja Bengkulu. 
“Pemakaian masker ini menindaklanjuti seruan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah agar setiap masyarakat yang beraktifitas di luar rumah menggunakan masker sebagai upaya perlindungan diri. Dan diprioritaskan masker kain bukan masker medis,” tegasnya.
Fasilitas Rapid Test dari pemerintah Provinsi Bengkulu ini disambut baik rekan pers. Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bengkulu  Heri Supandi turut mengapresiasi kepedulian pemprov. Menurutnya langkah yang yang dilakukan pemerintah provinsi Bengkulu sangat luar biasa bagi para jurnalis yang saat ini sangat khawatir terhadap kesehatannya namun masih harus tetap bekerja.  
Dengan mengetahui hasil dari Rapid Test nanti menurutnya akan memberikan kepastian kesehatan dan menghilangkan kecemasan  bagi teman teman wartawan dalam bekerja.  
“Ini luar biasa dan positif sekali buat kita rekan –  rekan pers.  Dengan Rapid Test ini menjawab kekhawatiran kita yang bekerja dalam kondisi wabah covid-19,” ujar Heri.
Hal senada juga disampaikan jurnalis TV nasional Endro Dwirawan. Menurutnya Rapid Test ini sangat penting untuk mengecek kondisi kesehatan yang dikhawatirkan terpapar wabah virus Corona selama menjalankan tugasnya sebagai jurnalis. 
Endro berharap langkah ini bisa diikuti pemerintah daerah yang lain sebagai upaya perlindungan diri para jurnalis yang membantu pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat khususnya mengenai covid-19. [Fredy]


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four + three =