Masuk Era Globalisasi, Perguruan Tinggi Dituntut Terus Tingkatkan Mutu

Published by kominfo news on


Bengkuluprov – Mewakili gubernur, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan setda Provinsi Bengkulu, Sumarno,  menghadiri wisuda program sarjana  dan diploma Universitas Dehasen Bengkulu periode I tahun 2019, di Grage Hotel, Kamis, (4/7).
“Saya menyambut gembira dilaksanakannya acara wisuda pada hari ini. Hal ini menunjukkan bahwa Universitas Dehasen telah berhasil menyelenggarakan proses pendidikan dan mencetak SDM yang siap diterjunkan untuk membangun daerah ini,” ucap Sumarno.
Atas nama pemerintah Provinsi Bengkulu, dirinya juga mengapresiasi  Universitas Dehasen yang terus mengembangkan diri menjadi lembaga pendidikan yang besar. Bermula dari akademi meningkat menjadi sekolah tinggi dan sekarang menjadi universitas yang mampu  memenuhi harapan masyarakat. 
“Saya mengajak kepada seluruh jajaran dunia pendidikan untuk terus meningkatkan mutu pendidikan yang berorientasi pada standar kompetensi nasional dan internasional, sehingga melahirkan sarjana yang berkualitas kreatif dan inovatif yang mempunyai kemauan untuk bekerja keras dan dapat mengantisipasi tantangan yang akan dihadapi dalam era globalisasi.   Diharapkan  dimasa depan para sarjanan tidak tergantung kepada lapangan kerja yang ada  namun mampu menciptakan lapangan kerja baru,” tuturnya.
Dijelaskan Rektor Universitas Dehasen, Johan Setianto saat ini berdasarkan lembaga perengkingan pergruan tinggi  Unirank, Unived berada pada peringkat 80 universitas terbaik di Indonesia. Merujuk pada hasil tersebut UNIVED Bengkulu menjadi perguruan tinggi swasta dengan peringkat terbaik di Provinsi Bengkulu.
“Saya selaku rektor Universitas Dehasen Bengkuu mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menjadikan Uiversitas Dehasen sebagai perguruan tinggi yang diminati, semoga kepercayaan tersebut dapat menjadi pondorong bagi Universitas Dehasen meraih pestasi tridharma perguruan tinggi yang lebih baik lagi,” pungkas Johan.
Para periode I tahun 2019, Universitas Dehasen berhasil mewisuda sebanyak 379 orang, yang terdiri dari 68 program sarjana dan 11 orang program diploma (Ahli Madya).  Wisudawan yang memperoleh predikat “Dengan Pujian” diraih Ruzi Nopriandi dari program studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas pertanian. Dengan IPK 3.97 putra bapak Zukirman dan Ibu Suryani asal SMAN 05 Mukomuko.
Untuk lulusan waktu kuliah tercepat diraih Merdiana dari program studi Pendidikan Anak Usia Dini, dengan IPK 3,65. Menyelesaikan studinya dalam waktu  tahun 10 bulan 11 hari. Sementara lulusan termuda diraih Jimmi Permada dari program studi Pendidikan Jasmani kesehatan dan Rekreasi dengan IPK ,67. Pria kelahiran padang batu 12 Desember 1998, Pada saat lulus  berusia 20 tahun 4 bulan 12 hari. (MC- Diskominfotik Pemprov)


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 5 =