Menag RI Lukman Hakim Saifuddin Melaunching Desa Kerukunan Umat Beragama Di Provinsi Bengkulu

Published by kominfo news on

Bengkuluprov – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Lukman Hakim Saifuddin melakukan kunjungan kerja di Provinsi Bengkulu, pada Jumat (3/8/2018).

Kunjungan kerja Menag RI tersebut dalam rangka melaunching Desa Rama Agung Kabupaten Bengkulu Utara sebagai Desa Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Bengkulu serta dalam rangka Sapa Penyuluh dan Pembinaan ASN, yang digelar di Asrama Haji, Padang Kemiling Bengkulu.

Dalam sambutannya, Menag RI Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi atas ditetapkannya salah satu desa di Provinsi Bengkulu sebagai Desa kerukunan umat beragama.

Dirinya merasa terkesan dengan adanya kerukunan dan kebersamaan para tokoh penganut agama yang ada di Provinsi Bengkulu, sehingga terciptanya satu simbol kerukunan umat dengan adanya desa kerukunan umat beragama di Desa Rama Agung, Kabupaten Bengkulu Utara tersebut.

“Apresiasi saya yang setinggi-tingginya, kepada tokoh-tokoh agama kita yang tentu memiliki kontribusi dan sumbangsih yang sangat besar dalam ikut menjaga, memelihara dan merawat kerukunan umat kita. Saya sangat terkesan,” sebut Menag RI  Lukman Hakim Saifuddin, yang disambut tepuk tangan.

Menag RI Lukman Hakim berharap, kerukunan umat beragama yang telah dibina ini dapat selalu dijaga dan disyukuri, serta menjadi tantangan kita bersama untuk senantiasa dapat dipertahankan.

“Kerukunan, kedamaian itu adalah sesuatu yang harus terus diusahakan dan bukanlah sesuatu yang datang tiba-tiba dari langit,” tegas Lukman Hakim.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Bustasar mengungkapkan, kondisi kerukunan beragama di Provinsi Bengkulu sangat kodusif. Dimana, sebutnya, dengan indikator dalam sepuluh tahun terakhir belum pernah ada terjadi konflik antar umat beragama.

“Tentu ini didukung dengan kerjasama yang baik antar pemerintah daerah dengan kantor wilayah agama dan tokoh-tokoh agama se- Provinsi Bengkulu,” kata Bustasar.

Hal itu, kata Bustasar lagi, didukung juga dengan jumlah rumah ibadah seluruh agama yang ada di Provinsi Bengkulu sebanyak 4.265 unit dan dukungan Aparatur Sipil Negara jajaran Kemenag Provinsi Bengkulu sebanyak 2.614 orang, serta didukung juga hampir 1000 orang penyuluh agama non PNS dengan berbagai latar belakang Agama berbeda  yang ada di Provinsi Bengkulu.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu melalui Asisten III Gotri Suyanto menyampaikan, keberhasilan pembangunan di bidang agama dengan terciptanya kerukunan umat beragama di Provinsi Bengkulu sangat dirasakan.

“Atas keberhasilan ini, maka diadakan lounching Desa kerukunan Umat Beragama di Desa Rama Agung, Kabupaten Bengkulu Utara,” sampai Gotri Suyanto, membacakan sambutan Gubernur Bengkulu.

Program Kemenag RI yang juga sangat dirasakan oleh masyarakat Provinsi Bengkulu, lanjut Gotri, adalah peran Penyuluh Agama baik penyuluh PNS maupun non PNS, sehingga dari kerja mereka tersebut dapat membantu pemerintah, ulama serta tokoh masyarakat dalam memberikan pesan-pesan agama kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, dilakukan Deklarasi Tokoh Agama terkait penolakan paham radikalisme dan berita Hoax, yang dirangkai dengan penandatanganan Delakrasi Tokoh Agama.

Menag RI Lukman Hakim Saifuddin juga berkesempatan menandatangani peresemian Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Bang Haji dan Rumah Manasik Haji di Desa Taba Kelintang Kabupaten Bengkulu Tengah.(Media Center Humas-Pemprov Bengkulu)


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen + 18 =