Pastikan Penyebaran Covid-19 Oleh TKA PLTU, Pemprov Bengkulu Segera Cek Langsung ke Perusahaan

Published by kominfo news on


Bengkuluprov – Pastikan pengaruh penyebaran Virus Korona (Covid-19) terhadap investasi di Bengkulu, Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Dedi Ermansyah gelar Rapat Pencegahan Penyerabaran Covid-19 terhadap tenaga kerja asing (TKA) PLTU Pulau Baai Bengkulu di Ruang Kerja Wagub Bengkulu, Selasa (17/03). 
Dikatakan Wagub Dedi, dilaksanakannya pertemuan ini untuk memastikam protokol pengamanan dan pencegahan penyebaran virus korona di PLTU Pulau Baai yang diketahui banyak terdapat TKA asal Cina mencapai 150 orang lebih serta di beberapa perusahaan lainnya, seperti beberapa diantaranya di Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah dan Seluma.
“Terkait dengan isu Virus Korona ini, Pemprov melakukan langkah pencegahan salah satunya adalah memantau seluruh TKA yang ada di Bengkulu secara periodik, tepat dan cepat dan memastikan pihak perusahaan melaksanakan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai dengan standar Kemenkes RI. Sehingga penyebaran Covid-19 ini dapat kita tekan,” jelas Wagub Dedi Ermansyah usai pimpin pertemuan dengan Managamen PT. Tenaga Listrik Bengkulu (TLB).
Tampak mendampingi dalam kesempatan itu Kadis Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Kepala RSMY Bengkulu Zulki Maulub Ritonga dan Karo Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu Anzori Tawakal.
Direktur PT. TLB Singgih Hari Santoso menyatakan pihaknya telah melakukan protokol pencegahan penyebaran virus korona sesuai dengan yang distandarkan. Terlebih setelah adanya suspect korona 3 minggu lalu yang merupakan TKA Cina, pihaknya langsung mendeteksi dan mencegah penyebarannya.
“Kami sejak sepekan terakhir telah rutin melakukan pemeriksaan temperature suhu tubuh 2 kali sehari dan setiap karyawan dibagikan masker dan penyediaan hand sanitizer dan sebagainya,” ungkapnya.
Lanjut Singgih, secara intensive karyawan yang keluar maupun masuk kembali ke Bengkulu akan dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Jika ada keluhan panas tinggi, demam dan gangguan pernapasan, maka akan kita isolasi atau jangan dulu masuk kerja. 
Selain itu, akibat Covid-19 ini, Launching PLTU Teluk Sepang Pulau Baai Bengkulu juga mengalami penundaan, akibat Spare Part pabrikasi terlambat datang, TKA mudik Imlek dan tidak bisa kembali ke Bengkulu sehingga menyebabkan tertundanya pekerjaan dan beberapa kontraktor hendak masuk ke Bengkulu tertunda karena ada himbauan untuk dilarang ke luar daerah.
“antisipasi dari kita tegas bahwa TKA yang berada di Cina pasca Imlek kemaren, belum diperbolehkan masuk ke Bengkulu, Indonesia jika belum ada persetujuan dari Pemerintah Indonesia dan Pemerintah RI,” pungkasnya.
Kadis Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan memastikan TKA yang ada di Bengkulu aman dari Covid-19, dalam waktu dekat akan dilaksanakan pengecekan ke perusahaan-perusahaan, terutama ke PLTU Pulai Baai.
“Ini sudah ditindaklanjuti Dinas Kesehatan di kabupaten seperti di Bengkulu Tengah. Sehingga bagaimana TKA yang ada ini harus kita lakukan pemeriksaan, kemudian benar-benar dapat dinyatakan sehat dan aman dari Virus Korona,” katanya. (Rian)


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 − 5 =