Pembangunan Taman Pasir Putih dan Gedung Bapelkes Provinsi Bengkulu Resmi Dimulai

Published by kominfo news on


Bengkuluprov – Pembangunan penataan kawasan pesisir pantai panjang dan pembangunan gedung Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Bengkulu segera dimulai bulan ini. Kedua proyek pembangunan ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 
Pada kesempatan ini, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan pembangunan di wilayah objek wisata unggulan Pantai Panjang merupakan harapan besar masyarakat kepada Pemerintah. Menurutnya, dengan penataan kawasan tersebut nantinya, mendapat manfaat yang lebih baik untuk daerah dan masyarakat. 
“Harapan saya, pembangunan ini selesai tepat waktu dan dikerjakan secara profesional agar hasilnya maksimal,” ujar Rohidin saat launching penataan pantai panjang dan pembangunan gedung bapelkes, di pasir putih pantai panjang kota Bengkulu, Rabu(17/7).
Selain itu, Rohidin pun meminta Pemerintah Kota Bengkulu untuk menghimbau para pedagang/pelaku UKM di wilayah tersebut agar dapat menjaga aset yang sudah terbangun nantinya. Para pedagang hendaknya diberikan pelatihan kepariwisataan, supaya para wisatawan yang berkunjung dapat nyaman, aman, dan ketagihan datang kesini. 
“Pedagang kita berdayakan agar selaras dengan infrastruktur, jika tidak dilakukan pembinaan dan pelatihan nantinya akan percuma. Tujuan kita kan, untuk menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Bengkulu, tentu pedagang juga yang akan mendapatkan keuntungan,” Jelas Rohidin 
Lebih lanjut, terkait pembangunan gedung badan pelatihan kesehatan (Bapelkes) yang akan ditambah fasilitasnya dan ditata menjadi lebih baik. Rohidin meminta bangunannya harus sesuai standar, begitupun dengan fasilitas yang disediakan. 
“Yang paling utama dan terpenting bangunannya harus presisi agar bertahan hingga bertahun tahun. Selain itu, jaga betul kualitas pelayanan, tentu agar setiap pihak yang menggunakan fasilitas disana nyaman dan betah,” terang Rohidin.
Dikatakan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) provinsi Bengkulu, Daniel Kudi melalui ketua Satker Prasarana Fitri Peranginangin, menyampaikan pada tahap pertama Balai PPW akan menata kawasan pasir putih lebih kurang 250 Meter, mulai dari pasir putih hingga eks rumah makan ayam lepas. 
Pekerjaan untuk tahap pertama ini kata Satker, yakni pembangunan, plat deck, kios, gazebo, tempat duduk, menara pandang, pos jaga, pergola, totem sign, hardscape, lampu taman, planter box, bangku taman, softcape, bak sampah, instalasi listrik (pos jaga).
“Pekerjaan ini dimulai Juli hingga Desember 2019 dengan anggaran Rp 9,8 Miliar dari APBN. Ini sebagai upaya mendukung kemajuan Provinsi Bengkulu dari sektor pariwisata menuju Wonderful Bengkulu 2020. Setelah selesai dibangun, diharapkan dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.
Sementara dikesempatan yang sama, terkait pembangunan Asrama Bapelkes, Kepala Dinas Kesehatan  Herwan Antoni mengatakan gedung bapelkes provinsi Bengkulu merupakan UPTD Dinkes yang berdiri sejak 1992 dan baru tahun ini mengalami pembangunan lagi.
“Untuk pembangunan Bapelkes menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) penugasan Kementerian Kesehatan dengan anggaran Rp 15 miliar,” jelas Herwan Antoni.
Ditambahkannya, pembangunan ini nantinya bertujuan untuk meningkatkan pelatihan kesehatan di provinsi Bengkulu, dan direncanakan selesai pada Desember 2019 dengan dikerjakan oleh PT. Surya Batkindo. 
“Kita bangun setaraf hotel bintang 3, dari bangunan hingga fasilitas pendukungnya, sehingga tahun depan sudah siap untuk digunakan,” tutupnya. (dimas – MC Diskominfotikprovbkl)


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty + 13 =