Pemprov Bengkulu Ajukan Empat Rumah Sakit Darurat Covid-19 ke Kementerian Kesehatan

Published by APS on

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah didampingi Sekretaris Daerah memimpin rapat evaluasi situasi Covid-19 di Provinsi Bengkulu. Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dan Perwakilan seluruh Rumah Sakit rujukan Covid-19 yang ada di Provinsi Bengkulu.

Dikatakan Gubernur Rohidin, ada beberapa pembahasan yang perlu dievaluasi mengingat sebanyak 2.543 kasus konfirmasi covid per tanggal 15 Desember 2020 di Provinsi Bengkulu.

“Pertama kita telah menetapkan ada empat rumah sakit darurat yang akan kita usulkan ke kementerian. Ini nanti kita harapkan yang mana untuk kasus ringan dan sedang akan mendapat tindakan di rumah sakit darurat tersebut, sehingga kapasitas di rumah sakit M. Yunus tidak akan mengalami over kapasitas lagi,” ungkap Rohidin, 15/12/2020.

Gubernur Rohidin juga menjelaskan Pemerintah Provinsi Bengkulu akan melakukan penambahan tenaga kesehatan honorer untuk penanganan Covid-19 dalam waktu dekat.

“Rekrutmen tenaga kesehatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional kesehatan penanggulangan dan optimalisasi penanganan Covid-19. Di mana nantinya, tenaga kesehatan tersebut akan ditugaskan di masing-masing rumah sakit darurat yang sudah kita usulkan. Hal ini dilakukan, karena banyaknya tenaga medis kita ikut terpapar selama menjalankan tugas mereka menangani pasien yang terkonfirmasi,” jelas Gubernur Bengkulu ke-10 ini.

Selain itu imbuh Rohidin, masing-masing Kabupaten/Kota diwajibkan untuk menyediakan PCR dan melakukan pemeriksaan secara rutin agar hasil sampel yang ditunggu tidak terjadi penumpukan yang semakin banyak.

“Di samping kewajiban tersebut, kita juga meminta kepada masing-masing Kabupaten/Kota untuk segera memodifikasi ruang rawat inap agar dapat digunakan menjadi ruang isolasi penanganan covid-19 seperti yang sudah dilakukan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan melakukan pengusulan penambahan pengadaan PCR dan Ventilator ke Kementerian Kesehatan.

“Saat ini kita sangat berharap pengadaan alat kesehatan tersebut dapat membantu persoalan covid-19 mengingat dalam dua bulan terakhir angka positif kita berada di posisi 16%. Terakhir, kita harus menjalankan instruksi yang disampaikan Bapak Gubernur dalam penegakan hukum untuk diketatkan kembali dan tentunya wajib dipatuhi oleh seluruh masyarakat di Provinsi Bengkulu,” Kata Herwan.

Untuk diketahui, pengusulan 4 rumah sakit darurat yang akan digunakan ialah Bapelkes, Wisma Atlet Bengkulu Utara, Rusunawa Bengkulu Selatan, dan salah satu balai di Rejang Lebong.

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × one =