Perekonomian Indonesia Memiliki Potensi Nomor 4 di Dunia

Published by kominfo news on

Bengkuluprov – Indonesia memiliki potensi besar menjadi negara yang maju. Hal ini ditegaskan Menteri Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, dalam seminar nasional bertema, “Komunikasi Pembangunan Untuk Pengembangan Potensi Daerah,” (30/10).

Acara yang digelar Magister Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Bengkulu ini, dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto.

Menurut Eko, Indonesia, termasuk Bengkulu memiliki garis pantai dan lahan tropis yan potensial, hal ini bisa membantu perekonomian Indonesia.

Eko menegaska, pada tahun 2030 Indonesia diprediksi menjadi negara perekonomian terkuat ke-9 dengan PDB mencapai USD 2.449 miliar sedangkan tahun 2050 diprediksi menempati peringkat 4 dunia.

Indonesia, lanjut Eko, memiliki potensi dan peluang menjadi negara besar dalam kekuatan ekonomi dunia. Selain potensi SDA yang bisa menjadi peluang memajukan perekonomian, SDM yang melimpah juga bisa menjadi potensi sekaligus menciptakan peluang pasar yang bisa menggerakkan perekonomian Indonesia.

“Banyak lembaga rating dunia memperkirakan pada tahun 2050 nanti, jika kita mempertahankan perekonomian kita seperti saat ini, GTV akan berkisar USD 7-8 juta ribu dan menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi nomor empat terbesar di dunia setelah China, Amerika dan India.” Jelas Eko Putro Sandjojo di salah satu Hotel yang ada di Provinsi Bengkulu

Indonesia telah menjadi negara dengan pendapatan lebih dari USD 1 triliun pertahun, di dunia hanya ada 16 negara yang pendapatannya USD 1 triliun, bahkan belanda yang pernah menjajah Indonesia pun tidak sampai USD 1 triliun.

Perkembangan ekonomi Indonesia tersebut, menurut Eko, belum banyak di sadari masyarakat. Pada satu sisi, ada optimisme bahwa ekonomi Indonesia memiliki peluang untuk menjadi kekuatan ekonomi besar dunia. Namun, yang lebih penting, menurut Eko, adalah mendayagunakan kemampuan dan kapasitas bangsa, mengeliminasi berbagai hambatan dan sekaligus mengoptimalkan potensi dan peluang sumber daya yang ada. (Else/Dian-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu)


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + 6 =