Perkuat Tata Kelola Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Tingkatkan Kompetensi Bendahara KDKMP

Published by Isan Haicing on

Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Bendahara KDKMP Angkatan II se-Provinsi Bengkulu yang resmi dibuka di Grage Hotel Bengkulu, Jumat (23/10).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar. Pelatihan ini menjadi langkah untuk meningkatkan kompetensi bendahara koperasi agar mampu mengelola keuangan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Khairil Anwar menyampaikan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu upaya strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan. Keberadaan koperasi diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kegiatan usaha produktif, memperluas peluang ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, potensi koperasi perlu ditunjang sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, dan memahami tanggung jawab masing-masing, terutama dalam pengelolaan keuangan. Dengan tata kelola yang baik, koperasi diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan persyaratan administratif, tetapi menjadi sarana untuk membangun sumber daya manusia koperasi yang benar-benar kompeten, berintegritas, disiplin, dan mampu menjalankan tugas secara profesional,” ujar Khairil.

Ia menegaskan, bendahara memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban administrasi dan pengelolaan keuangan koperasi. Karena itu, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi diperlukan agar setiap transaksi, pencatatan, serta penyusunan laporan keuangan dapat dilaksanakan secara tertib dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu, Drs. Eddyson, berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh. Dengan demikian, materi dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung dalam pengelolaan koperasi di wilayah masing-masing.

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan baik, memahami materi yang diberikan, serta mampu menerapkannya secara disiplin dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan koperasi,” ujar Eddyson.

Pelatihan dan sertifikasi kompetensi ini diikuti 156 peserta pada setiap angkatan yang berasal dari kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Khusus Angkatan II, kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Oktober 2026.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap para bendahara KDKMP memiliki kemampuan yang semakin baik dalam mengelola keuangan koperasi. Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan anggota, mendorong tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta mendukung keberlangsungan usaha koperasi.

Dengan pengelolaan yang profesional dan bertanggung jawab, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan dapat tumbuh menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal, membuka peluang usaha, dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat desa dan kelurahan di Provinsi Bengkulu.

Categories: Berita

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *