Pertimbangkan 3 Aspek ini, Bengkulu Segera Bangun Instalasi Pengolahan Limbah B3

Published by TD on

Bengkuluprov – Mempertimbangkan aspek terjaganya kesehatan dan kelestarian lingkungan serta meningkatkan daya saing dan daya tarik kawasan industri, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menegaskan Bengkulu memerlukan kawasan khusus Instalasi Pengolahan Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).

Selain itu, Gubernur Rohidin juga menyampaikan, aspek ekonomi juga memiliki potensi tersendiri dari pengelolaan limbah B3 ini, sehingga bisa meningkatkan PAD daerah dan geliat perekonomian lainnya.

“Atas pertimbangan itu, kita sudah sepakat dengan Pelindo Bengkulu, Pemda Kota Bengkulu dan pihak terkait lainnya, ini merupakan keharusan untuk daerah terutama dalam upaya mendorong geliat sektor industri,” jelas Gubernur Rohidin usai Rapat Pembahasan Persiapan Lahan dan Pembangunan Instalasi Pengolahan Limbah B3, di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Kamis (11/06).

Dari kesepakatan tersebut juga diputuskan Instalasi Pengolahan Limbah B3 akan dibangun di Kawasan KEK Pelindo II Pulau Baai.

“Akan kita ploting lahannya dan sudah ada beberapa investor yang siap menanamkan investasi dibidang itu. Sehingga nanti semua industri yang menghasilkan limbah B3 bisa ditangani secara baik,” pungkas Gubernur Bengkulu ke-10 ini.

Rencananya pembangunan Instalasi Pengolahan Limbah B3 ini akan dibangun di atas lahan seluas 5 hektar dan akan segera dirampungkan dalam tahun ini.

(MC Diskominfotikprov)


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 − seven =