Pesta Demokrasi Dengan Hiburan Rakyat yang Sehat dan Produktif

Published by kominfo news on

 

Bengkuluprov- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengapresiasi kegiatan hiburan rakyat dengan menyajikan atraksi seni budaya bangsa Indonesia seperti pagelaran wayang kulit.

Apalagi hal tersebut dilakukan oleh partai politik. Dimana, menurutnya, partai politik merupakan satu-satunya wadah yang paling efektif dan produktif dalam pesta demokrasi, guna melihat posisi kedaulatan rakyat.

“Dengan adanya hiburan rakyat seperti wayang kulit semalam suntuk ini merupakan hiburan rakyat yang sehat dan produktif, sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar semua elemen masyarakat,” tutur Rohidin Mersyah, saat menghadiri pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk, dalam rangka Hari Jadi Partai Gerindra ke -10 (Dasa Warsa), di kediaman Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bengkulu, Senin malam (5/3/2018).

Dirinya berharap agar dalam pesta demokrasi yang berlangsung di tahun 2018 hingga 2019 nanti, seluruh partai politik dapat bangkit dengan semangat berbagai even gerakan di tengah-tengah masyarakat, sehingga demokrasi Indonesia akan sehat dan produktif.

“Dengan partai politik, kita menjadi pewarna dan demokrasi kita jadi dinamis itu karena partai politik,” kata Rohidin, yang juga menjabat sebagai ketua DPD partai Golkar Provinsi Bengkulu ini.

Selain itu, atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, dirinya juga menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi Partai Gerindra yang ke-10 (Dasa Warsa).

“Mudah-mudahan mampu menggerakan Indonesia Raya untuk berjaya, kita harapkan demikian,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri oleh ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu, pengurus dan kader partai Gerindra, unsur Forkompinda Provinsi Bengkulu serta para simpatisan.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bengkulu Suharto menyampaikan, kegiatan ini ditujukan pihaknya dalam rangka untuk menjaga silaturahmi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan yang dikemas melalui pagelaran wayang kulit ini, kata Suharto, merupakan seni budaya milik bangsa Indonesia dan bukan hanya milik orang Jawa saja dan dikenal hingga ke mancanegara.

“Sehingga kami dapat melestarikan budaya kita jangan sampai punah. Kami tidak pandang bulu guna menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini,” kata Suharto, yang menjadi Ketua panitia kegiatan.

Dirinya juga menghimbau kepada pimpinan partai untuk selalu mendukung pembangunan di Bengkulu ini tanpa memandang seorang pemimpin daerah tersebut berasal dari mana.

“Tapi yang terpenting bagaimana kita dapat membantu membangun masyarakat Bengkulu ini menjadi sejahtera,” ujar Sekretaris DPD partai Gerindra Provinsi Bengkulu ini.(Saipul-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nine − 1 =